Gus Fawait Jadi Ketua Dewan Penasihat ICMI Jember

oleh -27 Dilihat
oleh
Gus Fawait Jadi Ketua Dewan Penasihat ICMI Jember
Ketua ICMI Jember Bambang Kuswandi (kanan) dan etua ICMI Jatim Pitono Nugroho, dalam pelantikan pengurus ICMI Jember 2026-2031, di Pondok Pesantren Raden Rahmat Sunan Ampel, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, 4 Oktober 2026.
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait dipercaya menjadi Ketua Dewan Penasihat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Jember periode 2026-2031.

Penetapan tersebut menempatkan Gus Fawait dalam posisi strategis di lingkungan organisasi yang menghimpun kalangan cendekiawan Muslim tersebut. Kepengurusan ICMI Jember periode 2026-2031 diharapkan dapat memperkuat kontribusi intelektual dan sosial bagi pembangunan daerah.

Keberadaan kepala daerah dalam jajaran Dewan Penasihat ICMI Jember juga menjadi perhatian karena posisi tersebut berada pada persinggungan antara gagasan akademik, pembangunan daerah dan kepentingan masyarakat. Karena itu, peran penasihat dituntut tetap diarahkan pada penguatan pemikiran serta rekomendasi yang konstruktif.

Dalam konteks pembangunan Jember, sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan cendekiawan dinilai memiliki ruang yang luas, khususnya dalam bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan tata kelola pembangunan.

Namun, posisi tersebut juga membawa tanggung jawab untuk menjaga independensi gagasan dan marwah organisasi. ICMI sebagai wadah cendekiawan memiliki ruang untuk memberikan masukan kritis terhadap berbagai kebijakan, sehingga hubungan kelembagaan dengan pemerintah perlu tetap ditempatkan secara proporsional.

Bagi Jember, periode kepengurusan 2026-2031 akan menjadi fase penting untuk melihat sejauh mana organisasi tersebut mampu menerjemahkan gagasan intelektual menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat. Tantangannya bukan sekadar menyusun kepengurusan, tetapi memastikan rekomendasi dan program organisasi memiliki dampak terhadap persoalan daerah.

Keterlibatan Gus Fawait sebagai Ketua Dewan Penasihat sekaligus kepala daerah membuat fungsi pengawasan publik terhadap transparansi, akuntabilitas dan arah kerja organisasi menjadi semakin relevan. Publik tentu berkepentingan mengetahui bagaimana ICMI Jember menjalankan peran intelektualnya selama lima tahun mendatang.

Dengan komposisi kepengurusan baru tersebut, ICMI Jember diharapkan mampu menjadi ruang dialog antara kalangan akademisi, profesional, tokoh masyarakat dan pemerintah untuk merumuskan gagasan pembangunan yang berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Penetapan Gus Fawait sebagai Ketua Dewan Penasihat ICMI Jember periode 2026-2031 sekaligus membuka ekspektasi agar organisasi tersebut tidak berhenti pada agenda seremonial, melainkan mampu memberikan pemikiran dan kontribusi konkret bagi kemajuan Jember.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.