Gudang Toko Bangunan di Guluk Guluk Terbakar, Babinsa Turun Tangan Padamkan Api

oleh -36 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261023-WA0015

SUMENEP, Garudasatunews.id – Kebakaran melanda gudang Toko Bangunan Satu Dua di Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Jumat (23/10/2026) pagi. Dua ruang gudang terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Babinsa Koramil 0827/07 Guluk-Guluk, Sertu Imron, bersama dua anggota Koramil turun ke lokasi untuk membantu pemadaman. Warga dan petugas pemadam kebakaran berjibaku mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.40 WIB di gudang milik Mohammad Hefni, warga Dusun Guluk-Guluk RT 01/RW 01. Bangunan tersebut berada sekitar 200 meter di sebelah selatan pertigaan Guluk-Guluk.

Asap dari gudang pertama kali diketahui Aminatus Sakdiyah (38), warga setempat, yang melihat kepulan asap dari bangunan di depan rumahnya. Informasi tersebut kemudian diteruskan agar petugas pemadam kebakaran segera dihubungi.

Babinsa Koramil 0827/07 Guluk Guluk selanjutnya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kabupaten Sumenep. Sebelum armada tiba, sekitar 100 warga lebih dahulu bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Sekitar 30 menit kemudian, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Tiga unit berasal dari Damkar Kabupaten Sumenep, sedangkan satu unit lainnya dari Damkar Yonif TP 931/KJ.

Babinsa Sertu Imron bersama personel lainnya membantu penanganan di lokasi hingga api berhasil dipadamkan. Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Warga sudah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Kami ikut membantu supaya api cepat padam dan tidak sampai merembet ke bangunan lain,” ujar Sertu Imron.

Dua ruang gudang berukuran masing-masing 3 x 4 meter mengalami kerusakan pada bagian atap dan plafon. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu tungku penanak nasi yang diduga lupa dimatikan oleh seorang karyawan toko. Percikan api diperkirakan mengenai tumpukan kardus yang berada di dekat tungku hingga memicu kebakaran.

Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab akhir kebakaran. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan sumber api yang membakar gudang tersebut.

“Kejadian ini menjadi pengingat agar kita lebih hati-hati. Kalau selesai memasak, pastikan tungku benar-benar sudah mati sebelum ditinggalkan,” kata Sertu Imron.

Babinsa bersama anggota Polsek, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat bersinergi menangani kejadian tersebut. Laporan kebakaran juga diteruskan kepada komando atas sebagai bagian dari prosedur pelaporan.
(Pendim 0827)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.