Gudang Garam Angkat Warisan Kaḍiri di Dhoho Night Carnival

oleh -49 Dilihat
oleh
Gudang Garam Angkat Warisan Kaḍiri di Dhoho Night Carnival
Gudang Garam Dhoho Night Carnival 2026 menghadirkan tema "Kerajaan Bunga Anggrek" dalam rangka Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id PT Gudang Garam Tbk kembali mengambil bagian dalam Dhoho Night Carnival 2026 yang menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1.147 Kota Kediri. Pada gelaran yang berlangsung Minggu (26/7/2026), perusahaan menampilkan konsep bertema “Kerajaan Bunga Anggrek” sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya dan penguatan identitas sejarah daerah.

Partisipasi perusahaan tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan resmi Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri. Kehadiran sektor swasta dalam agenda budaya ini menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan publik.

Konsep “Kerajaan Bunga Anggrek” menggabungkan unsur sejarah, budaya, dan nilai kreativitas yang diklaim selaras dengan perjalanan Kota Kediri. Tema tersebut juga dikaitkan dengan filosofi perusahaan, “Kita Adalah Surya”, yang dihadirkan dalam interpretasi artistik pada penampilan karnaval.

Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, penyusunan tema mengacu pada sejumlah referensi sejarah dan budaya Kediri. Salah satu rujukan yang digunakan ialah Kidung Harsawijaya, yang menggambarkan kemegahan wastra Kerajaan Kaḍiri dengan ragam motif flora, seperti bakung dan puspalas, sebagai simbol keindahan, perlindungan, dan kemuliaan.

Interpretasi tersebut juga mengangkat filosofi Daha sebagai Kota Api yang dimaknai sebagai lambang semangat, energi kehidupan, dan daya juang masyarakat. Nilai tersebut dipadukan dengan simbol kesuburan Gunung Kelud serta aliran Sungai Brantas yang dikenal memiliki keterkaitan dengan perkembangan peradaban Kaḍiri.

Dalam visual yang ditampilkan, bunga anggrek dipilih sebagai simbol keanggunan, ketangguhan, dan kemampuan untuk terus tumbuh. Perusahaan menyebut simbol tersebut merepresentasikan warisan budaya yang tidak hanya dipandang sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga terus berkembang melalui kreativitas yang berakar pada nilai-nilai budaya.

Kepala Bagian Humas PT Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono, mengatakan keikutsertaan perusahaan merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya yang telah menjadi bagian dari perjalanan Kota Kediri.

“Gudang Garam tumbuh dan berkembang bersama Kota Kediri. Oleh karena itu, kami memandang Dhoho Night Carnival sebagai ruang untuk mengangkat kembali kekayaan sejarah dan budaya daerah melalui karya kreatif yang dapat dinikmati masyarakat. Tema ‘Kerajaan Bunga Anggrek’ dengan filosofi ‘Kita Adalah Surya’ merupakan wujud penghormatan terhadap warisan budaya sekaligus semangat untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujar Iwhan dalam keterangan resminya.

Melalui partisipasi tersebut, PT Gudang Garam Tbk berharap Dhoho Night Carnival 2026 tidak hanya menjadi agenda hiburan dan perayaan budaya, tetapi juga menjadi media edukasi yang memperkenalkan kembali sejarah peradaban Kaḍiri kepada masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat citra Kota Kediri sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan kreativitas serta mendukung pengembangan destinasi wisata budaya di wilayah tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.