Granat Aktif Ditemukan di Rumah Purnawirawan TNI di Blitar

oleh -36 Dilihat
oleh
Granat Aktif Ditemukan di Rumah Purnawirawan TNI di Blitar
Peledakan granat nanas di Kabupaten Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Warga Lingkungan Dadapan, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, dikejutkan dengan penemuan sebuah granat nanas yang diduga masih aktif di dalam rumah milik seorang purnawirawan TNI, Jumat (26/6/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB saat seorang warga berinisial H sedang membersihkan rumah peninggalan almarhum ayahnya yang diketahui merupakan purnawirawan anggota TNI. Saat membereskan isi rumah, H membuka sebuah lemari pakaian dan menemukan tas ransel berwarna hijau yang tampak sudah lama tersimpan.

Karena penasaran, H kemudian memeriksa isi tas tersebut. Di dalamnya terdapat kantong plastik berwarna hitam yang berisi sebuah benda logam yang diduga merupakan granat nanas.

Menyadari benda tersebut berpotensi membahayakan keselamatan, H tidak memindahkan maupun menyentuhnya lebih lanjut. Ia kemudian segera melaporkan temuannya kepada Polsek Lodoyo Timur, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut ke Polres Blitar.

Menerima laporan tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi guna mencegah warga mendekati area penemuan.

Karena diduga merupakan bahan peledak aktif, Polres Blitar berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jawa Timur untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

“Petugas langsung melakukan olah TKP awal dan berkoordinasi dengan Unit Penjinak Bom (Jibom) Satbrimob Polda Jatim. Demi keamanan lingkungan sekitar, barang bukti yang diduga granat nanas tersebut langsung diamankan dan dilakukan tindakan disposal (pemusnahan) oleh Tim Gegana,” kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Margono, Jumat (26/6/2026).

Setelah proses evakuasi dan disposal selesai dilakukan, situasi di sekitar lokasi dinyatakan aman. Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga guna melengkapi penyelidikan terkait asal-usul granat tersebut.

Polres Blitar juga mengapresiasi langkah cepat H yang memilih segera melapor kepada aparat tanpa mencoba memindahkan benda yang diduga bahan peledak tersebut.

“Kami meminta kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Apabila melihat, menemukan, atau mengetahui hal-hal yang mencurigakan, termasuk benda-benda kuno yang diduga sebagai sisa amunisi militer, segera laporkan ke polsek terdekat atau hubungi layanan darurat bebas pulsa di nomor 110,” pungkas AKP Margono.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.