GPM Kediri Diserbu Warga Jelang Idul Adha

oleh -35 Dilihat
oleh
GPM Kediri Diserbu Warga Jelang Idul Adha
Sebagai upaya dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan harga komoditas pangan jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali melangsungkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyasar warga Kota Kediri, Senin (25/5) di halaman kantor Kecamatan Mojoroto.
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Senin (25/5), sebagai langkah antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut langsung diserbu warga sejak pagi untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga di bawah pasaran.

Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, mengungkapkan sejumlah komoditas strategis disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras medium dan premium, minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, aneka cabai, bawang, sayuran hingga ikan lele segar.

Menurutnya, pasokan yang disiapkan dalam GPM kali ini terbilang besar, di antaranya 300 kilogram telur ayam ras, satu ton beras SPHP, dan 40 kardus minyak goreng. Seluruh komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar umum.

“Selisih harga kebutuhan pokok yang kami sediakan bisa mencapai Rp1.000 hingga Rp2.000 lebih murah dibandingkan pasar. Hal itu karena DKPP bekerja sama langsung dengan produsen dan distributor, termasuk Perum Bulog Kediri, kelompok tani, pelaku usaha telur, hingga Perumda Pasar Joyoboyo,” ujar Un Achmad Nurdin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Dalam pelaksanaan GPM tersebut, sejumlah komoditas bahkan habis terjual lebih cepat akibat tingginya minat masyarakat. Telur ayam ras dan aneka cabai disebut menjadi barang paling diburu warga.

Harga bahan pokok yang dijual di lokasi di antaranya beras SPHP Rp57 ribu per 5 kilogram, beras premium Rp74.500 per 5 kilogram, minyak goreng Rp19.800 per liter, gula pasir Rp15 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp24 ribu per kilogram, serta cabai dan bawang mulai Rp7 ribu per paket.

DKPP Kota Kediri menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan menjelang hari besar keagamaan.

Sementara itu, Aisha Giza Humaira, warga Kelurahan Bandar Kidul, mengaku rela mengantre demi mendapatkan telur dan beras premium dengan harga yang lebih terjangkau dibanding pasar tradisional.

“Kalau ada GPM seperti ini saya selalu datang karena lebih hemat. Semoga kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan supaya masyarakat terbantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.