SURABAYA, Garudasatunews.id – Program mudik gratis bertajuk GoMudik yang digagas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi memberangkatkan ribuan mitra driver beserta keluarganya untuk pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri 2026. Program ini digelar melalui kolaborasi dengan Kementerian Perhubungan guna memastikan para mitra dapat mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa beban biaya transportasi.
Pelepasan peserta mudik dipusatkan di Terminal Terpadu Pulo Gebang dengan lima tujuan utama di Pulau Jawa dan Sumatra, yakni Kuningan, Semarang, Surabaya, Lampung, dan Palembang. Selain keberangkatan, penyelenggara juga menyiapkan armada bus untuk arus balik dari kota-kota tersebut agar kepulangan para mitra ke Jakarta dapat berlangsung terorganisir.
CEO GoTo Hans Patuwo menegaskan program GoMudik lahir dari aspirasi langsung para mitra driver yang selama ini menghadapi kendala mahalnya tiket dan terbatasnya akses transportasi saat musim mudik Lebaran.
“Melalui GoMudik, kami ingin mendukung Mitra Driver agar dapat berkumpul dengan keluarga dengan tenang, aman, dan nyaman. Program ini bagian dari komitmen kami meningkatkan kesejahteraan mitra dan keluarga mereka,” ujar Hans.
Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menilai kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam program mudik gratis menjadi contoh konkret sinergi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, program seperti GoMudik mampu memperluas akses mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah selama momentum Lebaran.
“Langkah konkret seperti GoMudik membantu pemerintah memperluas akses mobilitas yang lebih aman dan terjangkau, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di momentum Lebaran,” kata AHY.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menilai program tersebut membantu mengurangi kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi akibat perjalanan mudik secara mandiri. Berdasarkan data Kemenhub, terjadi tren kenaikan penumpang bus sekitar 9 persen selama periode mudik, sehingga mobilisasi terorganisir dinilai menjadi solusi untuk mengurangi beban lalu lintas.
Selain fasilitas transportasi, GoTo juga menambahkan sentuhan digital dalam program GoMudik tahun ini dengan membagikan voucher layanan pesan makanan GoFood kepada para peserta.
Langkah tersebut bertujuan agar para mitra dapat menikmati kuliner lokal di daerah asal sekaligus mendorong perputaran ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kampung halaman mereka.
Program GoMudik sendiri merupakan bagian dari rangkaian inisiatif “Bakti GoTo untuk Negeri” yang sebelumnya juga menghadirkan sejumlah program dukungan bagi mitra, seperti pemberian Bonus Hari Raya, akses BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan gratis, beasiswa pendidikan bagi anak mitra, hingga program bursa kerja dan usaha mandiri.
Melalui program tersebut, perusahaan menegaskan komitmennya bahwa teknologi tidak hanya menjadi alat operasional bisnis, tetapi juga berperan sebagai dukungan sosial bagi komunitas mitra yang menjadi tulang punggung ekosistem layanan digital mereka. (Red-Garudasatunews)















