LAMONGAN, Garudasatunews.id – Pemain Persela Lamongan, Risqki Putra Utomo, mulai menunjukkan dampak nyata sejak direkrut pada paruh musim. Gol perdananya saat menghadapi Persiba Balikpapan menjadi titik balik yang mendorong peningkatan ambisi di tengah tuntutan performa tim.
Pemain yang akrab disapa Boski itu menilai gol tersebut bukan sekadar catatan statistik, melainkan momentum untuk membuktikan kapasitasnya di skuad utama. Ia mengaku terdorong untuk terus menambah kontribusi dalam laga-laga berikutnya.
“Semakin termotivasi, semoga bisa cetak gol lagi,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Didatangkan pada bursa transfer tengah musim, Boski kini berada dalam sorotan, mengingat ekspektasi tinggi terhadap pemain lokal yang diharapkan mampu mengangkat performa tim. Statusnya sebagai putra daerah Lamongan turut memperbesar tekanan sekaligus harapan publik.
Ia menegaskan, membela Persela bukan hanya soal karier profesional, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap daerah asal. “Bisa bermain untuk tanah kelahiran dan membantu tim, itu kebanggaan besar,” katanya.
Di balik performanya, Boski mengaku terinspirasi oleh sosok legenda Persela, Zainal Arifin. Ia menilai kesamaan posisi sebagai winger hingga fleksibilitas bermain di lini depan menjadi faktor yang membentuk gaya permainannya.
Adaptasi cepat Boski di dalam tim juga tidak lepas dari peran pelatih Bima Sakti. Ia menyebut pendekatan pelatih yang memberikan kepercayaan penuh kepada pemain menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan diri di lapangan.
“Coach selalu memberi motivasi dan kepercayaan, itu sangat berpengaruh,” ungkapnya.
Meski baru mencatat satu gol, performa Boski kini menjadi perhatian sebagai indikator efektivitas rekrutmen paruh musim Persela, yang tengah berupaya memperbaiki konsistensi tim di kompetisi berjalan. (Red-Garudasatunews)















