GMNI Sampang Konsolidasi, Isu Rekonstruksi Organisasi Menguat

oleh -37 Dilihat
oleh
GMNI Sampang Konsolidasi, Isu Rekonstruksi Organisasi Menguat
Perayaan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI)
banner 468x60

SAMPANG, Garudasatunews.id – Perayaan Dies Natalis ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Sampang tidak sekadar seremoni rutin, namun menjadi ajang konsolidasi internal yang menyoroti kebutuhan mendesak pembenahan organisasi di berbagai lini.

Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Alumni (PA) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Sampang ini dikemas bersamaan dengan Halal Bihalal se-Madura. Forum tersebut mempertemukan kader aktif, alumni, serta pengurus dari empat kabupaten di Madura dalam satu ruang silaturahmi lintas generasi.

Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga diisi diskusi publik bertema “Gotong Royong Dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesejahteraan Bangsa Berdasarkan Pancasila,” yang mengangkat kembali peran ideologis GMNI di tengah dinamika sosial-politik.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua Bawaslu Jawa Timur, Anggota KPU Jawa Timur, Ketua KPU Sampang, serta Anggota Bawaslu Sampang. Kehadiran mereka menambah bobot acara, sekaligus membuka ruang kritik terhadap peran kader dalam menjaga demokrasi.

Ketua Panitia, Rokib, mengungkapkan bahwa kegiatan ini berangkat dari kerinduan panjang yang selama ini tidak terwadahi. Ia menilai, vakumnya kegiatan serupa menjadi indikator melemahnya intensitas komunikasi antar kader dan alumni.

“Awalnya hanya rindu, karena acara seperti ini sudah lama tidak terlaksana. Tahun ini akhirnya bisa kembali mempertemukan kader dan alumni se-Madura,” ujarnya.

Namun di balik nuansa kebersamaan, Ketua DPC GMNI Sampang, Saifi, secara terbuka menyoroti perlunya rekonstruksi organisasi. Ia menegaskan bahwa GMNI tidak cukup hanya menjaga tradisi seremonial, tetapi harus berbenah secara struktural dan intelektual.

“Momentum ini bukan hanya perayaan, tetapi bagaimana kita merekonstruksi organisasi ke depan, mulai dari administrasi hingga penguatan kapasitas kader agar mampu berkontribusi nyata dalam persatuan bangsa,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua PA GMNI Sampang, Heri, menekankan pentingnya evaluasi terhadap gerakan sebelumnya. Ia berharap forum ini menjadi titik balik untuk memperbaiki kelemahan yang selama ini menghambat pergerakan organisasi.

“Silaturahmi ini harus jadi awal pembenahan. Apa yang kurang baik sebelumnya harus diperbaiki ke depan,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.