Geram Pasien Kritis Meninggal Terkendala Biaya, Bupati Pamekasan Ajak Warga Laporkan Petugas Kesehatan yang Diskriminatif

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20260930-WA0013

PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di wilayahnya, Selasa (29/9/2026). Ia memerintahkan setiap rumah sakit dan puskesmas untuk segera memberikan penanganan medis kepada pasien berkondisi kritis tanpa membedakan status administrasi maupun kemampuan finansial.

​Langkah tegas ini dipicu insiden tragis yang menimpa seorang anak di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan. Korban meninggal dunia setelah pihak keluarga mengalami kendala akses layanan medis akibat masalah biaya.

​Tak ingin tragedi serupa berulang, Kholilurrahman menegaskan agar seluruh tenaga medis menghentikan praktik diskriminasi, khususnya dalam membedakan pasien umum dan peserta BPJS Kesehatan.
​”Saya sudah sampaikan kepada direktur rumah sakit, baik RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo maupun RSUD Waru, serta seluruh pimpinan puskesmas jika ada pasien kritis yang nyawanya terancam, tidak perlu ditanya BPJS atau umum. Langsung tangani,” tegas Kholilurrahman.

​Ia juga menegaskan siap menjatuhkan sanksi berat bagi tenaga medis yang melanggar ketentuan tersebut. Bahkan, masyarakat diimbau untuk aktif mengawasi dan melaporkan petugas yang membedakan pelayanan di lapangan.

​”Jika ada perawat yang menanyakan status BPJS atau umum saat kondisi darurat, silakan foto perawatnya, foto namanya, dan melapor. Akan langsung kami tindak lanjuti. Keberanian warga sangat penting agar pelayanan kesehatan di Pamekasan benar-benar humanis,” tambahnya.

​Mengenai kendala biaya, Kholilurrahman menjamin masyarakat kurang mampu tidak perlu ragu untuk berobat. Pemerintah daerah siap menanggung seluruh biaya pengobatan warga kurang mampu.
​”Jika pemerintah daerah tidak bisa membayar, saya pribadi yang akan bertanggung jawab mengganti,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.