
SAMPANG, Garudasatunews.id – Satlantas Polres Sampang bersama tim gabungan menggelar Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan lampu merah Monumen Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Kamis (18/6/2026).
Operasi besar-besaran ini melibatkan UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Bapenda Jawa Timur, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, hingga Jasa Raharja.
Sasarannya tidak main-main. Seluruh jenis kendaraan yang melintas diperiksa secara intensif demi mendongkrak kepatuhan berlalu lintas sekaligus menggenjot kesadaran membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Kapolres Sampang melalui KBO Lantas Satlantas Polres Sampang, IPDA Dedy Dely Rasidie, menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata sinergi antar-instansi dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Kegiatan ini adalah operasi gabungan atas permintaan instansi terkait. Kami dari Satlantas memberikan pendampingan penuh kepada petugas di lapangan selama proses pemeriksaan,” ujar IPDA Dedy.
Bukan Cuma Pajak, Truk Besar Masuk Kota Juga Ditindak
Lebih lanjut, Dedy menjelaskan bahwa penertiban ini tidak hanya membidik kendaraan yang menunggak pajak, tetapi juga pelanggaran kasat mata lainnya. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah kendaraan berat yang nekat masuk ke area perkotaan.
“Semua jenis kendaraan kami periksa. Selain roda dua dan roda empat, kami juga menindak tegas kendaraan roda enam atau lebih yang melanggar aturan dengan melintas di kawasan perkotaan,” cetusnya.
Sebelum terjun ke jalan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di lokasi operasi guna menerima arahan teknis. Di sekitar lokasi, spanduk bertuliskan “OPS Gabungan KRYD” juga dibentangkan sebagai bentuk transparansi informasi kepada pengguna jalan.
Sementara itu, Kepala UPT PPD Bapenda Jatim Kabupaten Sampang, Yudhana Rieska Adhitama, S.H., M.H., menekankan bahwa operasi ini mengusung pendekatan yang humanis dengan mengedepankan edukasi.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara, terutama terkait kelengkapan dokumen kendaraan. Di sisi lain, kami juga terus mengedukasi warga agar lebih tertib dan tepat waktu dalam menunaikan kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor,” ungkap Yudhana.
Yudhana menambahkan, operasi kali ini sengaja dipusatkan di titik strategis Monumen Trunojoyo sesuai jadwal yang telah diagendakan. Namun, lokasi ini dipastikan akan terus berpindah secara dinamis pada giat berikutnya.
“Dari Bapenda sendiri kami menerjunkan delapan personel. Sementara untuk personel dari Polres, Dishub, Satpol PP, dan Jasa Raharja disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” pungkasnya.
Melalui operasi terpadu ini, diharapkan kesadaran warga Sampang dalam melengkapi administrasi kendaraan dan membayar pajak dapat meningkat signifikan, demi terciptanya ruang jalan raya yang aman dan tertib bagi semua.(red)












