Festival Olahraga Pelajar Disorot, Pembinaan atau Seremonial?

oleh -21 Dilihat
oleh
Festival Olahraga Pelajar Disorot, Pembinaan atau Seremonial
Aksi peserta festival olahraga yang digelar Disbudparpora Lamongan, di GOR Lamongan, Sabtu (2/5/2026).
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) menggelar festival olahraga pelajar di GOR Lamongan. Kegiatan ini mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan diklaim sebagai upaya mencetak generasi emas, namun efektivitasnya dalam pembinaan atlet muda patut diuji.

Festival yang menyasar pelajar tingkat SD hingga SMA ini berlangsung sejak 27 April hingga 7 Mei 2026. Sejumlah cabang olahraga dipertandingkan, mulai dari futsal, voli indoor, voli pantai, bulutangkis, olahraga tradisional, hingga atletik dan renang. Ajang ini disebut sebagai ruang penyaluran bakat sekaligus pencarian bibit atlet potensial.

Namun, di tengah pelaksanaan, muncul pertanyaan mengenai kesinambungan pembinaan atlet pasca kompetisi. Sejumlah pemerhati olahraga daerah menilai kegiatan semacam ini kerap berhenti pada level seremonial tanpa program lanjutan yang terstruktur.

Kepala Disbudporapar Lamongan, Siti Rubikah, menyatakan festival ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun karakter generasi muda melalui sportivitas. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457.

“Kami ingin memberikan panggung bagi anak-anak untuk menanamkan jiwa kompetitif sejak dini, terutama dalam momentum HJL ke-457,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Rubikah mengungkapkan tingginya partisipasi pelajar tahun ini menjadi indikator antusiasme generasi muda terhadap olahraga. Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci mekanisme pembinaan lanjutan bagi atlet yang terjaring dalam ajang tersebut.

Minimnya transparansi terkait program pembinaan berkelanjutan dan indikator keberhasilan festival menjadi catatan penting. Tanpa sistem pembinaan yang jelas, agenda tahunan semacam ini dikhawatirkan hanya menjadi rutinitas tanpa dampak signifikan terhadap prestasi olahraga daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.