JEMBER, Garudasatunews.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Jember mulai memanaskan persaingan internal dengan menjaring empat kandidat ketua DPC untuk periode 2026–2031 dalam forum yang digelar di Hotel Fortuna Grande, Minggu (29/3/2026).
Empat nama yang masuk bursa adalah petahana Ayub Junaidi serta tiga anggota Fraksi PKB DPRD Jember, yakni Sunarsi Horis, Nurhuda Candra Hidayat, dan Fuad Akhsan.
Ketua panitia Muscab, Nurhuda Candra Hidayat, mengungkapkan seluruh kandidat wajib mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang akan digelar dua tahap sebagai filter utama penentuan kepemimpinan.
“Mereka nantinya akan mengikuti UKK tahap pertama yang dilaksanakan serentak se-Jawa Timur di Malang pada pertengahan April, kemudian tahap kedua di Surabaya,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Setelah melewati dua tahap tersebut, nama kandidat akan disosialisasikan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sebelum memasuki tahap final berupa pelantikan serentak secara nasional di Jakarta.
Di sisi lain, Ketua DPP PKB Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi Ahmad Iman Syukri menegaskan Muscab merupakan agenda wajib lima tahunan yang tidak sekadar formalitas, melainkan instrumen evaluasi dan konsolidasi kekuatan partai.
“Jawa Timur ini mengawali muscab hampir serentak. Tujuannya penyegaran organisasi,” kata Syukri.
Ia menyebut forum ini menjadi ruang strategis untuk mengukur kinerja kepemimpinan sebelumnya sekaligus membuka peluang bagi kader baru untuk masuk dalam struktur kekuasaan partai di tingkat daerah.
“Di sinilah ajang evaluasi internal, termasuk mengapresiasi ketua yang sukses dan membuka ruang bagi kader yang ingin aktif,” tegasnya.
DPP PKB juga menetapkan target ambisius, yakni penyusunan struktur organisasi hingga tingkat anak ranting harus rampung pada 2026. Langkah ini dinilai sebagai strategi percepatan konsolidasi menjelang agenda politik berikutnya.
“Target kami menang di Jember, sebelas kursi,” kata Syukri menegaskan arah politik partai.
Persaingan empat kandidat ini diperkirakan akan menjadi penentu arah kekuatan PKB di Jember, sekaligus menguji soliditas internal partai dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
(Red-Garudasatunews)
















