Elf Terjun ke Sungai, Kelalaian Sopir Disorot

oleh -20 Dilihat
oleh
Elf Terjun ke Sungai, Kelalaian Sopir Disorot
Petugas kepolisian bersama warga, mengevakuasi mobil jenis Elf yang nyungsep ke sungai di Desa Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jumat (10/4/2026).
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur rawan Karangbinangun–Deket, Kabupaten Lamongan, setelah sebuah minibus jenis Elf terjun ke sungai di Desa Blawi, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden ini menguatkan dugaan lemahnya kewaspadaan pengemudi saat berkendara di jam rawan dini hari.

Kendaraan bernomor polisi S-7659-JB tersebut dikemudikan MI (23), warga Kecamatan Glagah. Saat kejadian, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan sebelum tiba-tiba kehilangan kendali di lokasi kejadian.

Tanpa ada indikasi pengereman yang jelas, kendaraan dilaporkan oleng ke kiri dan langsung masuk ke sungai di sisi jalan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait faktor kelelahan, visibilitas rendah, hingga kemungkinan minimnya penerangan jalan di lokasi kejadian.

Kasihumas Polres Lamongan, Muhammad Hamzaid, menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah setelah terperosok ke sungai.

Pihak kepolisian menduga kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi. Meski demikian, belum ada penjelasan rinci terkait faktor pendukung lain seperti kondisi jalan, penerangan, maupun kelayakan kendaraan.

Menindaklanjuti laporan, petugas dari Polsek Karangbinangun bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta evakuasi kendaraan dengan bantuan warga.

Pengemudi juga telah mendapatkan pertolongan pertama di lokasi. Namun, investigasi lebih lanjut dinilai penting untuk memastikan apakah insiden ini murni akibat human error atau dipicu faktor lain yang luput dari pengawasan.

Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan pada jam dini hari, terutama di jalur minim pengawasan. Tanpa evaluasi menyeluruh terhadap faktor keselamatan jalan, kejadian serupa berpotensi terus berulang.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.