Elf Peziarah Jember Terjun ke Sungai Bondoyudo

oleh -46 Dilihat
oleh
Elf Peziarah Jember Terjun ke Sungai Bondoyudo
Elf Peziarah Jember Terjun ke Sungai Bondoyudo
banner 468x60

LUMAJANG, Garudasatunews.id – Sebuah kendaraan jenis elf yang mengangkut rombongan peziarah asal Kabupaten Jember mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke kawasan Sungai Bondoyudo di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sopir kendaraan dilaporkan mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan elf bernomor polisi KT 7668 K tersebut membawa 19 orang rombongan ziarah wali lima yang tengah dalam perjalanan pulang dari Kabupaten Bangkalan menuju Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.

Kecelakaan terjadi saat kendaraan melintas di ruas jalan yang berada di sekitar kawasan Sungai Bondoyudo. Dari keterangan awal yang diperoleh petugas, faktor cuaca berkabut diduga turut memengaruhi kondisi perjalanan sehingga jarak pandang pengemudi menjadi terbatas.

Sopir elf, Saiful Bahri, warga Kecamatan Yosowilangun, mengungkapkan bahwa saat kejadian kondisi jalan diselimuti kabut. Ia menyebut rombongan sedang dalam perjalanan pulang setelah menjalankan kegiatan ziarah.

“Jalanannya berkabut, ini tadi perjalanan pulang bawa rombongan ziarah,” ujar Saiful di lokasi kejadian.

Keterangan serupa juga disampaikan saksi mata bernama Hartono. Menurutnya, kendaraan melaju dari arah Lumajang sebelum tiba-tiba bergerak ke kanan, menabrak pohon, lalu terjun ke sungai.

“Mobilnya ini dari arah Lumajang dan langsung belok ke kanan dan akhirnya tabrak pohon baru jatuh ke sungai,” katanya.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Lumajang yang datang ke lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kecelakaan. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada korban jiwa dari 19 penumpang yang berada di dalam kendaraan.

Anggota Unit Laka Satlantas Polres Lumajang, Brigpol Fendyk, menjelaskan bahwa korban yang mengalami luka hanyalah pengemudi kendaraan. Korban kemudian dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tidak ada korban untuk laka tunggal elf, korban jiwa tidak ada, sopir hanya luka-luka dan sudah dibawa ke puskesmas,” terangnya.

Dari hasil olah TKP sementara, petugas menduga faktor kelelahan dan mengantuk menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan. Kondisi cuaca berkabut yang mengurangi jarak pandang juga dinilai memperburuk konsentrasi pengemudi saat mengendalikan kendaraan.

“Sopir mengantuk ditambah jalanan yang berkabut membuat sopir kurang konsentrasi dan akhirnya terjadi laka tunggal,” ungkap Fendyk.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena melibatkan kendaraan yang membawa rombongan perjalanan religi dengan jumlah penumpang cukup banyak. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut kembali menyoroti pentingnya kesiapan fisik pengemudi, terutama saat menempuh perjalanan jarak jauh dan melintasi jalur dengan kondisi cuaca yang kurang mendukung.

Kepolisian mengimbau seluruh pengendara untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara, beristirahat apabila mengalami kelelahan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di wilayah berkabut atau memiliki jarak pandang terbatas guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.