DVI Polda Jatim Terima 76 Data Korban KM Virgo

oleh -70 Dilihat
oleh
DVI Polda Jatim Terima 76 Data Korban KM Virgo
Tim DVI Polda Jatim saat melakukan proses penelusuran identitas korban KM Virgo
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur terus melakukan proses identifikasi korban insiden kecelakaan laut KM Virgo Transport 8. Hingga Jumat (18/9/2026) pukul 16.30 WIB, sebanyak 76 data ante mortem telah diterima dari keluarga maupun kerabat korban.

Selain mengumpulkan data ante mortem, tim medis juga telah mengambil 42 sampel DNA dari keluarga inti korban melalui metode buccal swab atau usap bagian dalam pipi. Sampel tersebut menjadi salah satu data pembanding untuk mendukung proses pencocokan identitas korban.

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes Pol dr. Bayu Dharma Shanti, mengatakan seluruh data yang dihimpun akan masuk ke tahap rekonsiliasi untuk dicocokkan dengan data hasil pemeriksaan korban.

“Data Ante Mortem yang telah kami terima sebanyak 76 data. Tim juga telah melakukan pengambilan 42 sampel DNA melalui metode buccal swab dari keluarga untuk mendukung proses identifikasi,” kata Bayu.

Posko DVI di kawasan Tanjung Perak, Surabaya, tetap disiagakan untuk melayani keluarga korban sekaligus menerima data tambahan yang diperlukan dalam proses identifikasi. Data tersebut dapat berupa dokumen fisik, rekam medis, sampel biologis, maupun informasi sekunder lainnya.

Langkah ini menjadi bagian penting karena proses identifikasi tidak hanya bergantung pada satu jenis data. Informasi mengenai identitas, ciri fisik, rekam medis, serta sampel DNA dapat digunakan sebagai bahan pembanding dalam proses DVI.

Tim DVI melakukan identifikasi secara bertahap dengan mengacu pada prosedur operasional yang berlaku. Data ante mortem dari keluarga nantinya direkonsiliasi dengan data post mortem yang diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap korban.

Perkembangan tersebut menunjukkan proses identifikasi masih berlangsung dan belum seluruh data dapat dinyatakan sebagai hasil identifikasi final. Karena itu, ketelitian dalam pencocokan menjadi faktor penting sebelum identitas korban ditetapkan.

Di sisi lain, keberadaan Posko DVI tetap diperlukan untuk mengakomodasi keluarga yang belum memberikan data atau masih harus melengkapi informasi korban. Tim DVI Polda Jatim juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam penanganan pascainsiden KM Virgo Transport 8.

Bagi keluarga korban, proses pengumpulan data dan sampel biologis menjadi tahapan penting untuk memperoleh kepastian identitas. Polda Jatim menyatakan pelayanan serta pendampingan kepada keluarga tetap berjalan selama proses identifikasi berlangsung.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.