Dua Warga Mojokerto Masih Hilang, Bupati Temui Keluarga

oleh -33 Dilihat
oleh
Dua Warga Mojokerto Masih Hilang, Bupati Temui Keluarga
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra saat mengunjungi keluarga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, Muhammad Suud (41), warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengunjungi keluarga dua warga Kabupaten Mojokerto yang hingga kini masih belum ditemukan setelah kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa. Kunjungan tersebut dilakukan pada Senin (21/9/2026) untuk memastikan penanganan serta perkembangan pencarian terhadap kedua warga tersebut.

Dua warga yang masih dalam pencarian yakni Aji Karyono, warga Desa Ngembeh, Kecamatan Dlanggu, dan Muhammad Suud, warga Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet. Keduanya merupakan bagian dari empat warga Kabupaten Mojokerto yang diketahui berada di kapal rute Surabaya-Banjarmasin tersebut.

Berdasarkan pendataan pemerintah daerah, dua warga Mojokerto lainnya telah ditemukan dalam kondisi selamat. Mereka adalah Munawi, warga Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, serta Saiful Nurudin, warga Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas. Keduanya sempat terombang-ambing di laut sebelum berhasil dievakuasi.

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 terjadi pada Minggu (13/9/2026) dini hari ketika kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Laporan terbaru menyebut kapal tersebut membawa 243 orang dan 89 kendaraan ketika insiden terjadi.

Bagi keluarga Aji dan Suud, pencarian tersebut bukan sekadar proses evakuasi, tetapi juga penantian atas kepastian keberadaan anggota keluarga. Keluarga kedua warga masih mengikuti perkembangan operasi pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan.

Dalam kunjungannya, Bupati Mojokerto menyatakan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto dan instansi terkait yang terlibat dalam operasi pencarian. Koordinasi tersebut diarahkan untuk memperoleh perkembangan terbaru sekaligus memastikan warga Mojokerto yang masih belum ditemukan tetap menjadi bagian dari prioritas penanganan.

Pemkab Mojokerto juga menyatakan kesiapan memfasilitasi warga daerah tersebut yang berhasil ditemukan selamat dalam kecelakaan kapal. Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan pemerintah terhadap warga terdampak dan keluarga korban.

Di sisi lain, proses pencarian korban masih menjadi perhatian karena keluarga membutuhkan kepastian informasi. PMI Mojokerto sebelumnya turut melakukan pendataan melalui layanan Restoring Family Link (RFL) dengan mencocokkan identitas keluarga, manifes kapal, serta informasi korban yang ditemukan. Setiap informasi mengenai keberadaan penumpang diverifikasi sebelum disampaikan kepada keluarga.

Perpanjangan operasi pencarian selama tujuh hari juga dilakukan tim SAR pada Senin (21/9/2026). Perpanjangan tersebut memberikan tambahan waktu bagi petugas untuk mengoptimalkan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan.

Pemerintah juga diminta memastikan penanganan kecelakaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk investigasi untuk mengetahui penyebab kecelakaan serta pemenuhan hak korban dan keluarga. Bagi keluarga Aji Karyono dan Muhammad Suud, harapan utama saat ini adalah memperoleh kepastian mengenai keberadaan kedua warga tersebut.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.