Dua Pos Polisi Surabaya Diduga Dilempar Molotov

oleh -17 Dilihat
oleh
Dua Pos Polisi Surabaya Diduga Dilempar Molotov
Bekas pelemparan bom molotov di pos polisi Margorejo
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Dua pos polisi di kawasan Jalan Ahmad Yani, Surabaya, menjadi lokasi kejadian yang kini tengah diselidiki aparat setelah diduga dilempar benda yang disebut-sebut sebagai bom molotov, Sabtu (15/8/2026) malam. Polisi memastikan terdapat kejadian di Pos Lantas Margorejo dan Pos Lantas Bundaran Waru, namun belum memastikan jenis benda yang dilempar maupun motif di balik peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kejadian di dua lokasi tersebut. Menurut dia, tidak ditemukan kerusakan besar akibat insiden itu. Polrestabes Surabaya masih mengumpulkan bukti serta mendalami kronologi dan penyebab kejadian.

“Penyidik masih melakukan penyelidikan terkait jenis benda maupun penyebab dari kejadian itu,” ujar Jules, sebagaimana diberitakan dalam laporan yang menjadi rujukan pemberitaan ini.

Di Pos Lantas A Yani Margorejo, kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, dugaan pelemparan dilakukan oleh orang tak dikenal. Sementara di Pos Lantas Bundaran Waru, petugas memasang garis polisi di bagian dalam pos. Aparat juga terlihat berjaga di sekitar lokasi.

Keterangan awal tersebut menunjukkan bahwa dugaan penggunaan istilah “bom molotov” masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan penyidik. Polisi belum menyatakan secara resmi benda yang ditemukan atau dilempar merupakan molotov. Karena itu, penyebutan tersebut tetap ditempatkan sebagai dugaan hingga hasil pemeriksaan kepolisian memastikan jenis barang bukti.

Polisi Dalami Pelaku dan Motif

Fokus penyelidikan kini mengarah pada rekonstruksi kejadian, pengumpulan bukti serta pencarian pihak yang diduga terlibat. Informasi mengenai dugaan pelaku yang beraksi seorang diri juga belum menjadi kesimpulan resmi penyidik.

Polisi juga masih memastikan apakah terdapat korban maupun kerugian material akibat dua kejadian tersebut. Hingga tahap penyelidikan awal, aparat menyebut tidak ada kerusakan berarti yang telah dipastikan.

Dari sisi keamanan, keberadaan dua lokasi kejadian di jalur strategis Surabaya menjadi perhatian tersendiri. Aparat meningkatkan penjagaan dan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jules mengimbau masyarakat tidak berspekulasi mengenai pelaku maupun motif sebelum penyelidikan tuntas. Warga yang melihat aktivitas mencurigakan diminta segera melaporkannya kepada kepolisian agar informasi dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti.

Polda Jatim memastikan situasi keamanan Jawa Timur tetap kondusif, sembari melakukan penebalan personel dan peningkatan patroli pascakejadian.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai identitas pelaku, motif, maupun kepastian bahwa benda yang dilempar benar-benar merupakan bom molotov. Polisi masih bekerja untuk mengungkap rangkaian kejadian di dua pos tersebut secara utuh.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.