Dua Fasilitas Sampah Bangkalan Disiapkan

oleh -28 Dilihat
oleh
Dua Fasilitas Sampah Bangkalan Disiapkan
Persoalan sampah di Kabupaten Bangkalan hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id – Persoalan penumpukan sampah di Kabupaten Bangkalan kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah titik dipenuhi tumpukan sampah dalam beberapa pekan terakhir hingga memicu bau tidak sedap dan dikeluhkan warga karena mengganggu kebersihan lingkungan. Kondisi itu dinilai menunjukkan masih lemahnya sistem pengelolaan sampah di daerah.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan kini mulai menyiapkan langkah penanganan darurat sekaligus strategi jangka panjang guna mengatasi persoalan tersebut. Salah satu langkah yang disiapkan yakni pembangunan dua titik fasilitas pengelolaan sampah milik pemerintah daerah.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengungkapkan proses penyelesaian persoalan sampah saat ini masih berlangsung dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

“Dan terkait itu kita masih dalam upaya penyelesaian dan mungkin satu dua hari ini selesai. Nanti kita akan menyelesaikan masalah sampah,” ujar Lukman Hakim, Sabtu (16/05/2026).

Selain penanganan sementara, Pemkab Bangkalan juga mempercepat penyediaan fasilitas pengelolaan sampah permanen. Salah satu lokasi yang dipersiapkan berada di kawasan eks Terminal Suramadu.

Menurut Lukman, kawasan tersebut tidak akan difungsikan sekadar sebagai tempat pembuangan akhir, melainkan menjadi pusat pengelolaan sampah berbasis nonresidu agar seluruh sampah dapat diolah tanpa meninggalkan limbah pencemar.

“Iya, kita menyiapkan yang eks terminal itu. Kalau untuk pembuangan kan enggak mungkin, harus ada pengelolaan,” katanya.

Pemkab Bangkalan bahkan telah mengalokasikan anggaran perubahan tahun ini untuk pengadaan alat dan mesin pengelolaan sampah di lokasi tersebut. Konsep nonresidu dipilih untuk menekan potensi pencemaran lingkungan serta menghindari munculnya bau menyengat dari timbunan sampah.

“Karena nonresidu nanti rencana di situ. Tidak boleh ada sampah yang tidak terkelola. Jadi tidak akan ada potensi bau dan sebagainya,” jelasnya.

Selain eks Terminal Suramadu, pemerintah daerah juga menyiapkan lahan lain di wilayah utara Bangkalan seluas sekitar lima hektare. Saat ini proses administrasi dan pembayaran lahan masih berlangsung.

“Yang di utara juga lahannya masih proses. Secara prinsip sudah, cuma tinggal proses pembayarannya,” ucapnya.

Di sisi lain, kondisi penumpukan sampah yang terus terjadi memunculkan pertanyaan terkait kesiapan infrastruktur dan efektivitas sistem pengelolaan sampah selama ini. Berdasarkan perhitungan pemerintah daerah, Bangkalan sedikitnya membutuhkan tujuh unit alat pengelolaan sampah agar persoalan sampah dapat ditangani secara menyeluruh.

Namun untuk tahap awal, Pemkab Bangkalan mengaku akan memfokuskan operasional dua titik pengelolaan terlebih dahulu sebelum menambah fasilitas lainnya.

“Kalau untuk penyelesaian sampah di Kabupaten Bangkalan perlu tujuh alat pengelolaan. Tapi kita fokuskan dulu yang dua ini supaya jalan,” pungkasnya.

(Red−Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.