DPRD Sorot Kerusakan GSG Lontar

oleh -40 Dilihat
oleh
DPRD Sorot Kerusakan GSG Lontar
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, mendesak Pemerintah Kota Surabaya segera menuntaskan pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) RW 001 Kelurahan Lontar setelah ditemukan sejumlah fasilitas bangunan mulai mengalami kerusakan meski gedung belum difungsikan.

Desakan itu disampaikan Yona saat kegiatan reses Sidang II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 di Kecamatan Sambikerep, Kamis (21/5/2026). Dalam agenda serap aspirasi tersebut, warga menyoroti lambannya proses penyelesaian pembangunan gedung yang hingga kini belum dapat digunakan secara maksimal.

“Sudah ada konfirmasi dari Kepala DPRKPP setelah saya tanyakan langsung. Insyaallah segera dilanjutkan proses finishingnya,” kata Yona.

Politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu mengungkapkan sejumlah pekerjaan dasar masih belum rampung, mulai dari saluran air hingga pavingisasi area parkir. Kondisi tersebut menyebabkan genangan saat hujan turun dan berdampak pada tertundanya pemanfaatan gedung oleh masyarakat.

Menurutnya, keterlambatan penyelesaian proyek berpotensi memicu kerusakan lebih besar pada bangunan yang sebenarnya dirancang sebagai pusat kegiatan warga.

“Gedung ini cukup representatif, namun belum diserahkan kepada warga karena proses pembangunannya memang belum benar-benar selesai,” ujarnya.

Ia menilai GSG Lontar memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas olahraga, kegiatan kepemudaan, hingga ruang penyelenggaraan agenda masyarakat. Namun, mangkraknya proses finishing dinilai membuat fasilitas publik tersebut terancam rusak sebelum digunakan.

“Padahal gedung ini sangat representatif untuk kegiatan olahraga, kegiatan kepemudaan, sampai event-event masyarakat,” katanya.

Selain fungsi sosial, keberadaan gedung juga diyakini dapat menggerakkan ekonomi warga sekitar. Aktivitas masyarakat di area GSG disebut mampu membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM dan meningkatkan pemasukan lingkungan RW setempat.

“Kalau gedung ini aktif, UMKM warga bisa bergerak dan tentu bisa menambah PAD atau pemasukan bagi lingkungan RW,” ujar dia.

Saat melakukan inspeksi langsung di beberapa bagian bangunan, Yona menemukan keramik dan granit lantai mulai pecah, plafon mengalami kerusakan, hingga retakan pada sejumlah bagian tembok akibat terlalu lama tidak dimanfaatkan.

“Yang saya khawatirkan justru gedung ini mulai tidak terawat sebelum benar-benar dimanfaatkan warga,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, ia mengaku langsung berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya agar proses penyelesaian dan perbaikan segera dilakukan sebelum kerusakan semakin meluas.

Ia berharap Pemerintah Kota Surabaya segera menuntaskan pembangunan GSG Lontar agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan ekonomi warga Kelurahan Lontar.

“Harapan warga sederhana, gedung ini segera selesai dan bisa dipakai bersama untuk kegiatan masyarakat,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.