Dokkes Polres Malang Tangani Petugas Karhutla yang Kelelahan

oleh -51 Dilihat
oleh
Dokkes Polres Malang Tangani Petugas Karhutla yang Kelelahan
Tim Dokkes Polres Malang, membantu petugas yang membutuhkan perawatan medis di sela sela pemadaman Karhutla, Senin (14/9/2026).
banner 468x60

MALANG, Garudasatunews.id – Sekitar 50 personel gabungan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo sisi Jemplang, Kabupaten Malang, mengalami sejumlah keluhan kesehatan. Kondisi tersebut dipicu paparan asap dan kelelahan selama proses pemadaman.

Untuk memastikan kondisi para petugas tetap terpantau, Polres Malang menerjunkan tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) ke lokasi karhutla. Pemeriksaan dilakukan terhadap personel yang berada di garis penanganan kebakaran.

Kepala Seksi Dokkes Polres Malang Penata I dr Anita Rahmawati mengatakan, pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah serta kondisi fisik secara umum. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah petugas mengeluhkan batuk dan pusing.

“Pada pemeriksaan hari ini, kami mengecek kondisi kesehatan anggota yang menangani kebakaran, mulai tekanan darah hingga menanyakan kondisi badan,” ujar Anita, Minggu (13/9).

Menurut Anita, keluhan batuk yang dialami sejumlah petugas diduga berkaitan dengan paparan asap kebakaran yang diperparah kondisi udara kering selama musim kemarau di kawasan Bromo. Sementara keluhan pusing dapat berkaitan dengan kualitas udara serta kondisi fisik petugas yang menurun akibat kurang istirahat.

Ia menyebut, terdapat petugas yang mengalami tekanan darah tinggi. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kurangnya waktu istirahat selama menjalankan tugas pemadaman.

Meski ditemukan sejumlah keluhan, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya petugas yang terindikasi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Dokkes Polres Malang juga menangani seorang anggota personel gabungan yang mengalami luka bakar pada bagian kaki kiri. Luka tersebut dipastikan masih dalam kategori ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, tim Dokkes memberikan masker sebagai alat pelindung diri serta suplemen vitamin kepada para petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu menjaga kondisi fisik personel yang masih harus menjalankan tugas di tengah situasi karhutla.

Kondisi kesehatan petugas menjadi bagian penting dalam operasi pemadaman. Paparan asap, cuaca kering, aktivitas fisik berat, serta waktu istirahat yang terbatas dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tidak diimbangi pemantauan medis.

Karena itu, pemeriksaan kesehatan tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap keluhan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar kondisi petugas dapat terus dipantau selama penanganan karhutla berlangsung.

Dokkes Polres Malang memastikan pemeriksaan serupa akan dilanjutkan dengan melibatkan petugas puskesmas setempat. Bahkan, nantinya akan dibentuk sistem piket untuk memastikan layanan pemeriksaan kesehatan bagi personel yang bertugas melakukan pemadaman karhutla tetap tersedia.

Langkah tersebut menjadi penting mengingat penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan waktu serta tenaga besar. Di sisi lain, keselamatan dan kesehatan personel yang berada di lapangan harus tetap menjadi bagian dari strategi penanganan bencana.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.