Djuri Terdepan Gantikan Ketua DPRD Tersangka

oleh -26 Dilihat
oleh
Djuri Terdepan Gantikan Ketua DPRD Tersangka
Djuri, mantan Camat Panekan
banner 468x60

MAGETAN, Garudasatunews.id – Proses pergantian antar waktu (PAW) Ketua DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kian mengerucut dan memunculkan indikasi kuat arah penunjukan. Nama Djuri, mantan Camat Panekan, kini berada di posisi teratas sebagai kandidat pengganti Suratno yang tersandung perkara hukum.

Data rekapitulasi resmi hasil Pemilu Legislatif menunjukkan Djuri mengantongi 1.775 suara sah. Perolehan tersebut berasal dari 568 suara di wilayah Magetan dan 1.207 suara di Kecamatan Panekan. Secara statistik, angka ini menempatkan Djuri sebagai peraih suara terbanyak kedua di internal PKB untuk daerah pemilihan (dapil) Magetan 1.

Sementara itu, posisi puncak sebelumnya diduduki Suratno dengan total 4.937 suara sah, terdiri dari 863 suara di Magetan dan 4.074 suara di Panekan. Namun, dominasi tersebut runtuh setelah Suratno ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan dana hibah melalui program Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dengan nilai fantastis mencapai Rp242 miliar.

Mengacu pada ketentuan mekanisme PAW, kursi legislatif yang kosong wajib diisi oleh calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya dari partai dan dapil yang sama. Berdasarkan fakta perolehan suara, posisi tersebut secara otomatis mengarah kepada Djuri tanpa celah signifikan bagi kandidat lain.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan sejumlah nama lain dalam daftar caleg PKB dapil Magetan 1 memiliki selisih suara cukup jauh dari dua kandidat teratas. Kondisi ini memperkecil potensi munculnya alternatif lain dalam proses PAW, sekaligus memperkuat dugaan bahwa penunjukan Djuri hanya tinggal menunggu legitimasi administratif.

Meski demikian, proses belum sepenuhnya final. Penetapan resmi masih bergantung pada rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dan pengesahan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Situasi ini menjadi perhatian publik karena jabatan Ketua DPRD dinilai strategis dan berpengaruh besar terhadap arah kebijakan serta pengelolaan anggaran daerah, terlebih di tengah bayang-bayang kasus korupsi yang menyeret pejabat sebelumnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.