Distribusi Kado Lebaran Banyuwangi, Jangkauan Diperluas

oleh -38 Dilihat
oleh
Distribusi Kado Lebaran Banyuwangi, Jangkauan Diperluas
LMI dan Gerak Derma Salurkan Paket Kado Lebaran di Banyuwangi.
banner 468x60

BANYUWANGI, Garudasatunews.id – Penyaluran bantuan kado Lebaran kembali digencarkan di Banyuwangi, dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggandeng Komunitas Gerak Derma dan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA). Program ini menyasar kelompok rentan di sejumlah wilayah, termasuk daerah yang selama ini minim akses bantuan.

Sebanyak 56 paket kado Lebaran didistribusikan ke sembilan kecamatan, yakni Banyuwangi, Giri, Licin, Glagah, Kabat, Pesanggaran, Kalipuro, Rogojampi, dan Sempu. Penyaluran dilakukan bertahap selama empat hari sejak 17 Maret 2026.

Perwakilan LMI Banyuwangi, Rio Sapta, menyebut kolaborasi ini menjadi strategi untuk memperluas jangkauan program sosial yang sebelumnya terbatas. Fokus utama diarahkan pada lansia tidak mampu, keluarga miskin, dan anak yatim.

“Kolaborasi ini memungkinkan bantuan menjangkau wilayah yang lebih luas, termasuk daerah terpencil yang kerap luput dari distribusi,” ujarnya.

Program bertajuk Derma Ramadhan 2026 ini diklaim sebagai upaya menghadirkan bantuan langsung berupa kebutuhan pokok menjelang hari raya. Paket yang disalurkan berisi sembako seperti beras, minyak goreng, gula, garam, hingga bahan dapur lainnya.

Di lapangan, keterlibatan relawan muda menjadi salah satu kekuatan distribusi. LMI menilai partisipasi komunitas lokal mempercepat proses penyaluran sekaligus memperkuat jejaring sosial di tingkat akar rumput.

Meski jumlah bantuan relatif terbatas dibanding luas wilayah sasaran, program ini tetap menjadi penopang bagi sebagian masyarakat yang berada dalam tekanan ekonomi, terutama menjelang Lebaran.

Salah satu penerima manfaat, Horidah, warga Kecamatan Licin, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian para donatur dan relawan.

Penyaluran bantuan ini kembali menyoroti ketergantungan kelompok rentan terhadap program filantropi, sekaligus menjadi indikator masih adanya kesenjangan distribusi kesejahteraan di tingkat lokal. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.