SURABAYA, Garudasatunews.id — DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memulai konsolidasi Pengurus Anak Cabang (PAC) sebagai langkah awal regenerasi kepemimpinan partai hingga tingkat ranting. Rapat digelar maraton selama tiga hari dan menjadi bagian dari agenda organisasi lima tahunan.
Konsolidasi perdana berlangsung di Multifunction Hall BG Junction, Jumat (30/1/2026), diawali dari Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Bubutan, Krembangan, Gubeng, Tegalsari, Simokerto, dan Genteng. Rapat dibagi dalam dua sesi guna memastikan proses berjalan tertib dan efektif.
Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji menegaskan konsolidasi ini bukan agenda mendadak, melainkan mekanisme organisasi berjenjang yang wajib dijalankan. Fokus utama konsolidasi adalah penjaringan calon Ketua PAC.
Setiap PAC, kata Armuji, wajib mengusulkan sedikitnya lima nama calon Ketua PAC. Ia menekankan pentingnya komposisi kepengurusan yang seimbang antara kader muda dan kader berpengalaman.
“Komposisinya harus 50 persen kader muda dan 50 persen kader berpengalaman. Regenerasi harus jalan agar milenial dan Gen Z melek politik dan siap mewarnai masa depan PDI Perjuangan,” tegas Armuji.
Armuji menargetkan seluruh rangkaian Pramusancab rampung akhir pekan ini. Hasil konsolidasi PAC akan dilaporkan ke DPD PDIP Jawa Timur paling lambat pertengahan Februari 2026. “Sampai hari ini berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keanggotaan DPC PDIP Surabaya Sukadar memastikan seluruh proses rapat PAC berjalan sesuai aturan partai dan prinsip transparansi.
“Rapat diikuti seluruh fungsionaris PAC serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Ranting sesuai SK. Rapat dinyatakan sah jika dihadiri minimal 50 persen plus satu peserta,” jelas Sukadar.
Setiap peserta, lanjutnya, berhak mengusulkan calon Ketua PAC melalui formulir resmi. Rapat wajib menghasilkan minimal lima nama untuk diteruskan ke DPD melalui DPC, dengan kelengkapan administrasi tanpa cacat.
“Pendamping dari DPC tidak punya hak suara, hanya peninjau. Berita acara harus ditandatangani asli dan distempel PAC, tanpa coretan atau tip-ex,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)















