Dinas Pendidikan Sumenep Rotasi 129 Kepala Sekolah, Wabup Sumenep Soroti Soal Digitalisasi dan Moral.

oleh -40 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261013-WA0005SUMENEP, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan bagi 129 Kepala Sekolah di lingkungan Pemkab Sumenep. Prosesi tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Minggu (11/10/2026).

​Pelantikan yang digelar melalui Dinas Pendidikan ini menyasar 129 tenaga pendidik, yang terdiri dari 3 Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 107 Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan 19 Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).

​Dalam arahannya, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menekankan pentingnya peran kepala sekolah dalam menyelaraskan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dengan penguatan pendidikan karakter, moral, serta kedisiplinan siswa.

​Menurutnya, meski kemajuan teknologi membawa dampak positif dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, kreatif, dan inovatif, pemanfaatannya harus tetap terarah demi mencetak generasi cerdas berakhlak mulia.

​“Sekolah memiliki peran vital dalam membentuk karakter peserta didik melalui pembiasaan sikap disiplin, kejujuran, sopan santun, kepedulian sosial, serta tanggung jawab,” tegas Wabup di sela-sela acara.

​Ia mengimbau para kepala sekolah yang baru dilantik agar mampu menjadi teladan (role model) bagi para guru dan siswa, serta memastikan nilai-nilai karakter terintegrasi penuh dalam proses kegiatan belajar mengajar.

​“Pendidikan bukan sekadar mengejar nilai akademik yang baik, melainkan bagaimana membentuk pribadi yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

​Lebih lanjut, KH. Imam Hasyim menggarisbawahi pentingnya pengawasan dan pendampingan ekstra dari jajaran pendidik terhadap penggunaan teknologi digital oleh peserta didik agar tetap bijak dan positif.
​Guna mewujudkan hal tersebut, ia mendorong penguatan sinergi tiga pilar pendidikan: sekolah, orang tua, dan masyarakat.

​“Kepala sekolah dan guru hendaknya memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta masyarakat. Hal ini penting agar pembentukan karakter anak dapat berlangsung secara konsisten, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah” tuturnya.

​Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap para kepala sekolah dan guru mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang cakap teknologi, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan zaman tanpa mengesampingkan nilai moral dalam bermasyarakat. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.