Diduga Tersengat Listrik, Wanita Tewas di Kontrakan Kediri

oleh -42 Dilihat
oleh
Diduga-Tersengat-Listrik-Wanita-Tewas-di-Kontrakan-Kediri
Diduga-Tersengat-Listrik-Wanita-Tewas-di-Kontrakan-Kediri
banner 468x60

KEDIRI, Garudasatunews.id – Seorang wanita berinisial BS (28) ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakannya di Dusun Plosokerep, Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Rabu (15/7/2026). Korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik saat berada di dalam rumah. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kematian dan mengumpulkan sejumlah barang bukti di lokasi.

Kapolsek Gampengrejo AKP Rudi Hartono mengatakan, laporan mengenai adanya korban meninggal dunia diterima sekitar pukul 13.10 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Gampengrejo bersama Tim Identifikasi Polres Kediri dan tenaga medis dari Puskesmas Gampengrejo segera mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan awal.

“Sekitar pukul 13.10 WIB Polsek Gampengrejo menerima laporan adanya orang meninggal dunia di dalam rumah yang diduga tersengat aliran listrik di Dusun Plosokerep, Desa Plosorejo, Kecamatan Gampengrejo,” ujar AKP Rudi Hartono.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB oleh pria berinisial MCA yang disebut sebagai suami siri korban. Saat pulang bekerja dan memasuki rumah kontrakan, saksi mendapati korban dalam posisi telungkup sambil memeluk sebuah magic com yang masih berada di dekat tubuhnya.

Petugas juga menemukan kabel pada bagian penutup magic com dalam kondisi terkelupas. Temuan tersebut menjadi salah satu fokus pemeriksaan karena diduga berkaitan dengan sumber sengatan listrik yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Saksi sempat berupaya membangunkan korban dengan memanggil namanya, namun tidak memperoleh respons. Setelah itu, saksi mencabut kabel listrik yang masih terhubung ke stop kontak untuk menghindari risiko lebih lanjut, kemudian meminta bantuan perangkat desa sebelum peristiwa tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Tim Identifikasi Polres Kediri bersama tenaga kesehatan Puskesmas Gampengrejo selanjutnya melakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban.

Namun demikian, petugas menemukan luka bakar pada bagian pergelangan tangan yang diduga merupakan akibat kontak langsung dengan arus listrik.

“Dari hasil pemeriksaan dan keterangan Puskesmas serta Tim Identifikasi Polres Kediri ditemukan luka bakar akibat tersengat aliran listrik di pergelangan tangan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas AKP Rudi Hartono.

Hingga proses pemeriksaan selesai, kepolisian menyatakan belum menemukan adanya indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan akibat sengatan listrik dari peralatan elektronik yang digunakan korban. Meski demikian, penyelidikan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan seluruh fakta di lapangan sebelum penanganan perkara dinyatakan selesai.

Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan rampung, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat pernyataan resmi tidak akan menempuh jalur hukum ataupun menuntut pihak mana pun.

Kepolisian turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah, termasuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, maupun peralatan elektronik yang mengalami kerusakan. Kabel yang terkelupas atau perangkat elektronik yang tidak lagi layak pakai sebaiknya segera diperbaiki atau diganti guna meminimalkan risiko sengatan listrik yang dapat berujung pada korban jiwa.

(Red-Garudasatunews)*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.