Diduga Overdosis, Pria Tewas di Kamar Kos Blitar

oleh -20 Dilihat
oleh
Diduga Overdosis, Pria Tewas di Kamar Kos Blitar
Proses evakuasi jenazah di kos bebas di Garum Blitar.
banner 468x60

BLITAR, Garudasatunews.id – Seorang pria berinisial AK ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos di Lingkungan Tawangsari, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Rabu (9/9/2026) sore. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban, termasuk rumor yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan overdosis.

Peristiwa tersebut diketahui setelah korban yang sebelumnya tertidur selama kurang lebih dua jam tidak memberikan respons ketika hendak dibangunkan oleh rekannya. Saksi kemudian meminta bantuan pemilik kos karena korban tidak kunjung menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Pemilik kos selanjutnya menghubungi kepolisian. Petugas Polsek Garum datang ke lokasi sekitar pukul 17.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengevakuasi korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi, untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Muheni membenarkan identitas awal korban berinisial AK dan menyebut informasi sementara korban merupakan warga asal Malang. Polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi serta menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian.

Dalam penanganan tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga menemukan seorang perempuan di lokasi. Namun, aparat belum menjelaskan secara rinci hubungan perempuan tersebut dengan korban dan masih melakukan pendalaman terhadap keterangan yang diberikan.

Sejumlah barang milik korban turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Tim identifikasi Satreskrim Polres Blitar bersama Polsek Garum melakukan pemeriksaan di lokasi sebelum jenazah dievakuasi.

Rumor mengenai dugaan overdosis menjadi salah satu informasi yang beredar setelah peristiwa tersebut. Namun, kepolisian belum menyatakan bahwa kematian korban disebabkan konsumsi obat atau zat tertentu. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, sejumlah laporan media menyebut tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban. Kendati demikian, kepastian mengenai penyebab kematian tetap menunggu pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut dari aparat.

Kasus ini sekaligus menempatkan pengawasan terhadap rumah kos sebagai perhatian tersendiri. Namun, dugaan mengenai aktivitas maupun kondisi di dalam kamar tidak dapat disimpulkan tanpa bukti dan hasil penyelidikan resmi kepolisian.

Hingga kini, polisi masih berkoordinasi dengan Satreskrim dan Tim Inafis Polres Blitar, mengumpulkan keterangan saksi, serta menghubungi pihak keluarga korban. Penyebab pasti kematian AK masih dalam penyelidikan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.