Diduga Disalahgunakan! Truk KDMP Marak Angkut Tembakau di Pamekasan, Diskop Ngaku ‘Gak Tahu’

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Aktivitas armada kendaraan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang lalu lalang mengangkut hasil panen tembakau makin marak ditemui di wilayah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah truk hingga kendaraan pikap berlogo KDMP tampak aktif bermuatan penuh melintasi jalanan protokol maupun pedesaan.

Aktivitas ini turut menarik perhatian warga sekitar. Moh Arif (40), warga Desa Panempan, mengaku beberapa kali berpapasan dengan armada berpelat putih tersebut saat mengangkut tembakau dari arah selatan (Pademawu).
“Saya sudah dua kali melihat mobil KDMP mengangkut tembakau, salah satunya melintas di pertigaan Panempan. Muatannya sangat penuh sampai tutup bak belakang dibuka,” ujar Arif, Dikutip Kompascom, Rabu (12/8/2026).

Fenomena hadirnya kendaraan operasional KDMP di jalanan Pamekasan ini juga mendadak ramai dibicarakan di media sosial usai sejumlah dokumentasi warga menjadi viral. Meski demikian, sebagian besar masyarakat belum mengetahui secara rinci mengenai regulasi maupun peruntukan resmi kendaraan tersebut.

Diskop UKM Pamekasan Buka Suara
Merespons maraknya penggunaan armada tersebut, Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Kabupaten Pamekasan, Baihaki, mengaku pihaknya tidak dilibatkan dalam proses penyaluran armada kendaraan KDMP di wilayahnya.
“Kami tidak mengetahui alurnya. Penyaluran tersebut langsung dari PT Agrinas melalui instansi TNI,” jelas Baihaki.

Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait pendistribusian unit, baik kendaraan pikap maupun truk. Hal itu membuat pihak dinas belum bisa mendata berapa banyak desa di Pamekasan yang telah menerima bantuan kendaraan operasional tersebut, sekaligus enggan berspekulasi mengenai alih fungsi armada untuk angkutan tembakau.

“Penyalurannya saja kami tidak tahu. Kami khawatir salah memberikan komentar terkait operasional kendaraan tersebut,” pungkasnya.

Tanggapan Dandim 0826 Pamekasan
Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0826 Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo, menyatakan akan mendalami informasi terkait pemanfaatan armada KDMP oleh warga atau pihak pengelola di lapangan.
“Nanti akan kita cek dan ingatkan pihak yang menggunakannya,” kata Letkol Kav Agus Wibowo singkat saat dikonfirmasi.

Untuk diketahui, program penguatan sarana operasional desa melalui KDMP di Kabupaten Pamekasan mencakup alokasi total sebanyak 138 unit truk dan 111 unit mobil pikap yang didistribusikan secara bertahap ke berbagai desa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.