Deteksi Dini Kanker, Pemkot Libatkan Organisasi Perempuan

oleh -24 Dilihat
oleh
Deteksi Dini Kanker, Pemkot Libatkan Organisasi Perempuan
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari saat Rapat Koordinasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di Lingkungan Pemkot Mojokerto. [Foto : ist]
banner 468x60

MOJOKERTO, Garudasatunews.id – Pemerintah Kota Mojokerto memperkuat upaya pencegahan kanker leher rahim dengan menggandeng berbagai organisasi perempuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program deteksi dini melalui pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Deteksi Dini Kanker Leher Rahim di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto yang berlangsung di Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, Rabu (3/6/2026).

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan bahwa keterlibatan organisasi perempuan dinilai strategis untuk memperluas edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya terkait pentingnya pemeriksaan IVA yang tersedia secara gratis di seluruh puskesmas.

Menurutnya, rendahnya kesadaran sebagian perempuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala masih menjadi tantangan dalam upaya menekan angka kematian akibat kanker leher rahim. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan banyak kasus baru teridentifikasi setelah memasuki stadium lanjut.

Pemkot Mojokerto menilai deteksi dini menjadi instrumen penting dalam mempercepat penanganan medis terhadap perempuan yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan pada leher rahim. Melalui skrining IVA, potensi kanker dapat diketahui lebih awal sehingga peluang penanganan dan penyembuhan menjadi lebih besar.

Data Dinas Kesehatan Kota Mojokerto menunjukkan tren peningkatan jumlah perempuan yang mengikuti skrining IVA dalam dua tahun terakhir. Pada 2024 tercatat sebanyak 6.298 perempuan menjalani pemeriksaan IVA. Angka tersebut meningkat menjadi 8.718 perempuan pada 2025.

Sementara hingga akhir Mei 2026, jumlah peserta skrining telah mencapai 4.228 perempuan. Pemerintah Kota Mojokerto optimistis capaian tersebut dapat melampaui realisasi tahun sebelumnya apabila dukungan organisasi perempuan terus diperkuat.

Dalam forum tersebut, Pemkot Mojokerto juga mendorong para pengurus organisasi perempuan untuk aktif menyampaikan informasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker leher rahim kepada seluruh anggota organisasi masing-masing sebagai bagian dari upaya pencegahan berbasis masyarakat.

Pemerintah berharap kolaborasi lintas organisasi dapat meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan reproduksi secara rutin, sekaligus memperluas jangkauan program skrining guna menekan risiko kematian akibat kanker leher rahim di Kota Mojokerto.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.