Demplot Semangka Tapal Kuda Tembus 63 Ton

oleh -234 Dilihat
oleh
Demplot Semangka Tapal Kuda Tembus 63 Ton
Panen Raya dan Apresiasi Juara Lomba Pestani Tapal Kuda Petrokimia Gresik di Jember, Jawa Timur,17 Februari 2026
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Produktivitas panen uji demonstration plot (demplot) semangka Petrokimia Gresik di kawasan Tapal Kuda melonjak signifikan di tengah cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi. Hasil panen terbaru mencapai 63 ton per hektare, naik dari panen sebelumnya yang hanya 47 ton per hektare.

Tak hanya dari sisi kuantitas, kualitas buah juga meningkat. Pada demplot di Banyuwangi, tingkat kemanisan semangka tercatat mencapai 12 brix, melampaui standar kemanisan rata-rata 10 brix. Masa polinasi pun berlangsung dua hingga lima hari lebih cepat dari biasanya, dengan tekstur buah lebih padat dan tidak kopong. Secara keseluruhan, produktivitas meningkat hingga 34 persen.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, mengatakan keberhasilan ini diharapkan dapat direplikasi petani semangka di wilayah Tapal Kuda.

“Kami berharap keberhasilan demplot ini dapat diduplikasi oleh petani semangka di wilayah Tapal Kuda,” ujar Adityo dalam acara Panen Raya dan Apresiasi Juara Lomba Pestani Tapal Kuda di Jember, Jawa Timur, Selasa (17/2/2026).

Dalam budidaya demplot tersebut, Petrokimia Gresik menggunakan sejumlah produk seperti Phonska Lite, K-Plus, ZA Plus, Petro Biofertil, dan Phonska Cair. Adityo menegaskan, pendampingan teknologi dan penggunaan pupuk berkualitas menjadi kunci peningkatan hasil panen meski di tengah musim hujan.

Semangka hasil panen petani Tapal Kuda dipasarkan ke sejumlah kota besar seperti Surabaya, Semarang, Jakarta, hingga Lampung. Sementara ukuran kecil dengan berat dua hingga tiga kilogram dipasarkan ke Bali. Menurut Adityo, momentum Ramadan yang identik dengan tingginya permintaan buah menjadi peluang peningkatan pendapatan petani.

“Tingginya permintaan saat Ramadan bertepatan dengan musim hujan yang menyebabkan banyak daerah gagal panen. Dengan hasil maksimal, pendapatan petani tentu semakin besar,” katanya.

Selain demplot, Petrokimia Gresik juga menggelar lomba produktivitas sebagai media pendampingan dan penerapan teknologi tepat guna agar tanaman lebih tahan terhadap curah hujan tinggi.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.