SUTABAYA, Garudasatunews.id – Deltras FC menghadapi tekanan besar untuk meraih kemenangan saat menjamu Persiba Balikpapan dalam laga penutup Pegadaian Championship di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (3/5/2025). Laga ini tidak lagi sekadar formalitas kompetisi, melainkan pertaruhan harga diri tim di hadapan publik sendiri.
Caretaker Deltras FC, Nurul Huda, secara terbuka menegaskan bahwa timnya tidak memiliki ruang untuk gagal. Ia menolak menjadikan posisi klasemen sebagai alasan, dan menekankan bahwa hasil akhir pertandingan akan mencerminkan identitas tim di kandang sendiri.
“Ini bukan soal lolos atau tidak. Ini soal siapa kita di kandang sendiri,” tegasnya, Jumat (1/5/2026).
Secara teknis, Deltras datang dengan bekal hasil positif usai mencuri poin dari Persiku Kudus. Namun, capaian tersebut belum cukup menjamin konsistensi performa. Tim pelatih mengklaim telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kecepatan permainan Persiba yang selama ini menjadi kekuatan utama lawan.
“Kami datang dengan persiapan serius. Persiba tim cepat, tapi kami sudah antisipasi. Target kami jelas: menang,” lanjut Nurul Huda.
Di sisi lain, situasi berbeda justru menguntungkan Persiba Balikpapan. Kepastian lolos ke babak play-off membuat tim tamu berada dalam posisi tanpa tekanan. Kondisi ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi Deltras, mengingat tim yang bermain lepas kerap tampil lebih agresif dan sulit diprediksi.
Dengan kontras tekanan antara kedua tim, laga ini diprediksi berlangsung sengit. Deltras dituntut membuktikan konsistensi sekaligus menjaga marwah di kandang, sementara Persiba berpeluang memanfaatkan situasi untuk menguji kedalaman skuad tanpa beban hasil akhir. (Red-Garudasatunews)
















