
Bandung,. garudasatunews.id|| Seorang komandan bukan hanya dituntut piawai memimpin satuan dan menjalankan tugas operasi. Lebih dari itu, seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan, hadir di tengah prajurit dengan kepedulian, serta membangun kedekatan dengan masyarakat sebagai kekuatan utama pertahanan negara. Semangat itulah yang menjadi pesan utama dalam Apel Dansatkowil Terpusat TNI AD TA 2026 yang berlangsung di Aula gedung Sudirman Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Cimahi, Bandung, Jumat (7/8/2026).
Apel Dansatkowil Terpusat TA 2026 yang mengusung tema “Satuan Komando Kewilayahan Siap Mendukung Percepatan Program Strategis Nasional Menuju Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, Maju, dan Sejahtera” diselenggarakan di bawah koordinasi Ketua Penyelenggara, Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno. Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisno Hadi sebagai narasumber utama yang menyampaikan arah kebijakan pembinaan teritorial dan penguatan peran satuan komando kewilayahan dalam mendukung program strategis nasional.
Dalam paparannya, Letjen TNI Bambang Trisno Hadi menekankan bahwa komandan kewilayahan harus memiliki kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan humanis. Selain mampu melaksanakan tugas pokok, seorang komandan juga dituntut membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan di wilayah. Menurutnya, Apel Dansatkowil bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang belajar bersama untuk memperkaya wawasan, menyatukan langkah, dan memperkuat komitmen dalam memberikan pengabdian terbaik.
“Apel Dansatkowil memberikan bekal yang sangat berharga bagi para komandan kewilayahan. Kami memperoleh arah yang jelas dalam menerjemahkan kebijakan pimpinan TNI AD ke dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Kesamaan visi dan langkah akan menjadi kekuatan untuk menghadirkan satuan yang profesional, adaptif, serta selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Kohir.
Ia menegaskan, berbagai materi yang diterima selama kegiatan akan diimplementasikan dalam pembinaan satuan di Korem 084/Bhaskara Jaya. Baginya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya diukur dari keberhasilan menyelesaikan tugas, tetapi juga dari kemampuannya membina prajurit, menjaga soliditas organisasi, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami akan terus menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap prajurit, semangat untuk terus belajar, loyalitas, disiplin, dan keteguhan memegang garis komando. Dengan bekal itu, saya yakin prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya akan semakin profesional, dicintai rakyat, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan program strategis nasional,” tegasnya.
Bekal yang diperoleh dari Apel Dansatkowil Terpusat TA 2026 menjadi motivasi bagi Korem 084/Bhaskara Jaya untuk terus menghadirkan kepemimpinan yang humanis, memperkuat pembinaan teritorial, serta membangun sinergi yang semakin erat dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat tersebut, Korem 084/Bhaskara Jaya siap mengawal terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju, dan sejahtera melalui pengabdian yang tulus, profesional, dan selalu berpihak kepada kepentingan rakyat.
Diva















