Dandim 0827/ Sumenep Resmikan Jembatan Karang – Rubaru, Warga Diminta Rawat Bersama.

oleh -42 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Jembatan Karang di Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, kini berdiri kokoh dan resmi digunakan masyarakat setelah diresmikan pada Rabu (19/8/2026). Infrastruktur vital ini lahir dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura, membawa harapan kemudahan akses sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, ditandai dengan pemotongan pita sederhana namun penuh makna, setelah rangkaian sambutan dan doa bersama. Jembatan ini bukan sekadar penghubung jalan, melainkan pintu gerbang bagi warga untuk memperlancar aktivitas harian, ekonomi, dan mobilitas di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Citra Persada menekankan bahwa keberhasilan pembangunan belum selesai saat jembatan berdiri peran warga justru baru dimulai. Ia meminta seluruh masyarakat yang merasakan manfaatnya untuk turut menjaga dan merawat fasilitas ini agar awet dan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Setelah dibangunnya jembatan ini, kami berharap warga yang merasakan manfaatnya ikut membantu merawat dan memeliharanya. Kalau ada kendala atau kerusakan, jangan menunggu sampai parah,” ujar Dandim.

Ia juga mengingatkan agar warga tidak ragu melapor jika muncul kerusakan sekecil apa pun. “Kalau masih ada kerusakan kecil, komunikasikan dengan aparat desa dan Koramil. Laporkan sejak awal, karena memperbaiki kerusakan kecil jauh lebih mudah daripada kita harus membangun kembali dari nol,” tegasnya.

Lebih dari sekadar bangunan fisik, Letkol Inf Citra Persada berharap jembatan ini menjadi amal jariah yang terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat. “Semoga apa yang kita kerjakan hari ini menjadi ladang pahala dan amal jariah. Selama jembatan ini terus memberikan manfaat dan kegembiraan bagi orang yang melaluinya, insyaallah kebaikan itu terus mengalir,” imbuhnya penuh harap.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren As-Sa’diyah Desa Mandala, KH. Moh. Hanan, menyampaikan apresiasi mendalam. Menurut beliau, jembatan ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya.

“Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian TNI. Semoga fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat,” ungkap KH. Moh. Hanan dengan penuh syukur.

Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura ini bukan hanya soal membangun infrastruktur melainkan membangun kebersamaan. Diharapkan, jembatan ini tak hanya menghubungkan dua sisi wilayah, tetapi juga memperkuat gotong royong antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kemanfaatan fasilitas demi kesejahteraan bersama. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.