Damkar Jombang Sapu Bersih Dua Sarang Tawon Berbahaya

oleh -64 Dilihat
oleh
Damkar Jombang Sapu Bersih Dua Sarang Tawon Berbahaya
Tim Damkar Jombang mengevakuasi sarang tawon di Kecamatan Kesamben
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Ancaman keselamatan warga akibat keberadaan sarang tawon kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Jombang. Dalam satu hari, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pos Mojoagung BPBD Jombang harus melakukan evakuasi terhadap dua sarang tawon yang dilaporkan warga dari lokasi berbeda karena dinilai berpotensi memicu serangan terhadap masyarakat.

Laporan pertama diterima petugas dari Dusun Gudang, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben. Sarang tawon berukuran cukup besar ditemukan menempel pada rumpun bambu yang berada tepat di samping rumah warga. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena aktivitas warga berlangsung di sekitar lokasi dan berisiko memicu agresivitas kawanan tawon.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang, Syamsul Bahri, mengungkapkan bahwa laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan satu tim Damkar dan Penyelamatan beserta peralatan khusus ke lokasi kejadian.

“Keberadaan sarang tersebut membuat pemilik rumah dan warga sekitar merasa resah karena dikhawatirkan dapat menyerang sewaktu-waktu, terutama saat aktivitas masyarakat berlangsung di sekitar lokasi,” ujar Syamsul, Minggu (31/5/2026).

Setelah melakukan asesmen lapangan, petugas segera menyiapkan langkah evakuasi dengan mempertimbangkan faktor keselamatan warga. Operasi penanganan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari risiko serangan tawon saat proses pemindahan sarang berlangsung.

Usai menyelesaikan penanganan di Kecamatan Kesamben, tim kembali menerima laporan serupa dari Dusun Besuk, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito. Di lokasi kedua, sarang tawon juga ditemukan berada di lingkungan permukiman dan dinilai berpotensi membahayakan penghuni rumah maupun masyarakat sekitar.

Dengan prosedur pengamanan yang sama, petugas melakukan evakuasi hingga sarang tawon berhasil disingkirkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Rangkaian penanganan dua laporan tersebut menegaskan bahwa ancaman dari keberadaan sarang tawon di lingkungan permukiman masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius. Selain berpotensi mengganggu aktivitas warga, sengatan tawon dalam jumlah banyak dapat menimbulkan dampak kesehatan yang membahayakan.

BPBD Kabupaten Jombang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan evakuasi sarang tawon secara mandiri. Tindakan tanpa peralatan dan prosedur yang tepat berisiko memicu serangan massal yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

“Apabila menemukan sarang tawon di lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan peralatan dan prosedur yang tepat,” tegas Syamsul.

Hingga operasi selesai pada malam hari, seluruh sarang tawon yang dilaporkan berhasil diamankan dan situasi di kedua lokasi dinyatakan kondusif. Petugas kemudian kembali ke markas untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi laporan kedaruratan masyarakat lainnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.