Damkar Jombang Evakuasi Dua Sarang Tawon Berbahaya

oleh -12 Dilihat
oleh
Damkar Jombang Sapu Bersih Dua Sarang Tawon Berbahaya
Tim Damkar Jombang mengevakuasi sarang tawon di Kecamatan Kesamben
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Keberadaan dua sarang tawon di kawasan permukiman warga Kabupaten Jombang memicu kekhawatiran masyarakat karena berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Menindaklanjuti laporan warga, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Pos Mojoagung BPBD Kabupaten Jombang diterjunkan untuk melakukan evakuasi di dua lokasi berbeda pada Minggu (31/5/2026).

Laporan pertama diterima dari Dusun Gudang, Desa Pojokrejo, Kecamatan Kesamben. Warga melaporkan adanya sarang tawon berukuran cukup besar yang menempel di rumpun bambu di samping rumah penduduk dan dinilai berisiko memicu serangan terhadap penghuni maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan pengerahan personel beserta peralatan evakuasi untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya insiden yang membahayakan masyarakat.

“Keberadaan sarang tersebut membuat pemilik rumah dan warga sekitar merasa resah karena dikhawatirkan dapat menyerang sewaktu-waktu, terutama saat aktivitas masyarakat berlangsung di sekitar lokasi,” ujar Syamsul.

Setelah tiba di lokasi, petugas melakukan asesmen guna menentukan metode penanganan yang aman. Proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan dengan mempertimbangkan risiko sengatan massal yang dapat mengakibatkan cedera serius bagi warga.

Selesai melakukan penanganan di Kecamatan Kesamben, tim bergerak menuju lokasi kedua di Dusun Besuk, Desa Curahmalang, Kecamatan Sumobito. Di lokasi tersebut, warga juga melaporkan keberadaan sarang tawon yang dinilai mengancam keamanan lingkungan permukiman.

Petugas kembali melakukan pemeriksaan lapangan dan mengevakuasi sarang tawon menggunakan perlengkapan khusus. Operasi penanganan berhasil diselesaikan tanpa hambatan dan seluruh sarang tawon berhasil diamankan dari lingkungan warga.

BPBD Jombang menegaskan bahwa penanganan sarang tawon merupakan bagian dari layanan kedaruratan non-kebakaran yang terus ditingkatkan mengingat potensi ancaman terhadap keselamatan masyarakat cukup tinggi apabila tidak segera ditangani.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka akibat keberadaan dua sarang tawon tersebut. Setelah memastikan kondisi aman dan tidak terdapat potensi ancaman lanjutan, seluruh personel kembali ke markas untuk melanjutkan kesiapsiagaan menghadapi laporan masyarakat lainnya.

BPBD Kabupaten Jombang juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan evakuasi sarang tawon secara mandiri. Tindakan tersebut dinilai berisiko memicu agresivitas koloni tawon dan dapat menyebabkan sengatan massal yang membahayakan kesehatan bahkan keselamatan jiwa.

Masyarakat diminta segera melaporkan keberadaan sarang tawon kepada petugas berwenang agar penanganan dapat dilakukan menggunakan peralatan dan prosedur keselamatan yang sesuai.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.