Curi Motor Jemaah di Masjid Sumenep, Pelaku Ditangkap, Motor Dijual ke Probolinggo

oleh -33 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUMENEP, Garudasatunews.id — Waktu salat Subuh yang seharusnya menjadi momen khusyuk beribadah justru dimanfaatkan HM untuk melancarkan aksi pencurian sepeda motor. Warga Sumenep, Madura, Jawa Timur, itu kini harus berurusan dengan Satreskrim Polresta Sumenep.

HM diduga mencuri sepeda motor Honda Beat milik seorang jemaah Masjid Baitul Arham, Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. Aksi tersebut dilakukan saat korban tengah mengikuti salat Subuh berjamaah.

Dalam kondisi area masjid masih relatif sepi, HM diduga masuk dengan cara melompati pagar. Setelah berada di area parkir, pelaku kemudian menyasar sepeda motor milik korban.

Kapolresta Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu mengatakan, pelaku merusak kontak sepeda motor menggunakan kunci T sebelum membawa kabur kendaraan tersebut.

“Tersangka melompat pagar masjid, kemudian membobol kontak sepeda motor dengan kunci T,” ungkapnya, Senin (24/8) sore.

Usai berhasil menguasai sepeda motor, HM langsung meninggalkan lokasi. Korban yang saat itu masih berada di dalam masjid sempat mendengar suara sepeda motornya.

Merasa curiga, korban bergegas keluar untuk mengecek kendaraan. Namun, setibanya di area parkir, sepeda motor tersebut sudah raib.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan. Dari keterangan sejumlah saksi dan informasi yang dikumpulkan, petugas akhirnya mengarah kepada HM.

HM kemudian berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan. Dalam pemeriksaan, ia mengakui perbuatannya.

Polisi juga memperoleh informasi bahwa sepeda motor hasil curian tersebut telah dijual dan dibawa ke wilayah Probolinggo.

“Ketika diinterogasi, tersangka mengakui telah mencuri sepeda motor di masjid, kemudian menjualnya ke daerah Probolinggo. Sampai saat ini, sepeda motor curian itu masih dalam pencarian,” terang Kapolres.

Kini HM ditahan di Mapolres Sumenep. Polisi masih memburu keberadaan sepeda motor milik korban sekaligus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan yang diparkir di area masjid, termasuk saat menjalankan ibadah. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.