Cincin Bersarang Berbulan-bulan, Damkar Gresik Turun Tangan

oleh -20 Dilihat
oleh
Cincin Bersarang Berbulan-bulan, Damkar Gresik Turun Tangan
Petugas Damkar Gresik menggunakan gerinda untuk memotong jari cicin yang sulit dilepas.
banner 468x60

GRESIK, Garudasatunews.id – Seorang pria asal Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, terpaksa meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gresik setelah cincin yang melingkar di jarinya tidak dapat dilepas selama berbulan-bulan hingga menimbulkan rasa nyeri dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Korban diketahui bernama Toasimas Nababan, warga Perum Puri Harmoni 1 Blok D2, Kabupaten Bogor. Setelah berbagai upaya mandiri untuk melepaskan cincin tersebut tidak membuahkan hasil, korban mendatangi Pos Damkar Kota Gresik di Jalan Wahidin Sudirohusodo guna mendapatkan penanganan.

Berdasarkan keterangan petugas, kondisi jari korban saat datang ke lokasi sudah mulai mengalami rasa sakit yang dikhawatirkan dapat berkembang menjadi pembengkakan lebih serius apabila cincin terus menekan jaringan di sekitar jari.

Menerima laporan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan asesmen awal dan menyiapkan peralatan khusus untuk melakukan pelepasan cincin. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari layanan penyelamatan nonkebakaran yang menjadi salah satu tugas Damkar dalam membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Proses pelepasan dilakukan menggunakan gerinda potong khusus dengan tingkat kehati-hatian tinggi. Petugas bekerja secara bertahap dan presisi untuk menghindari risiko luka pada jari korban akibat gesekan alat maupun panas yang ditimbulkan selama proses pemotongan.

“Suasananya sempat tegang saat proses pemotongan berlangsung. Anggota kami harus bekerja dengan presisi tinggi karena posisi cincin yang menempel erat pada jari korban. Sedikit kesalahan saja dapat berisiko melukai kulit di sekitarnya,” ujar petugas Damkar Gresik, Faical Irhansyah, Rabu (10/6/2026).

Menurut Faical, pemotongan dilakukan secara perlahan dengan pengawasan kondisi jari korban secara berkala guna memastikan tidak terjadi cedera selama proses berlangsung.

Setelah beberapa waktu penanganan, cincin yang menempel kuat di jari korban akhirnya berhasil dipotong dan dilepaskan. Keberhasilan tersebut diperoleh melalui koordinasi dan kerja sama tim yang menangani proses evakuasi.

“Korban pun tampak lega setelah terbebas dari cincin yang selama berbulan-bulan menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri pada jarinya,” kata Faical.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan peran Damkar yang tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga menjalankan berbagai operasi penyelamatan dan layanan kemanusiaan yang dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan hasil penanganan, kondisi jari korban dilaporkan aman dan tidak mengalami luka serius sehingga korban dapat kembali beraktivitas secara normal setelah cincin berhasil dilepaskan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.