
PAMEKASAN, Garudasatunews.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, resmi mengajukan usulan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar 23.000 kiloliter (KL) kepada PT Pertamina. Langkah strategis ini diambil demi menjamin ketersediaan pasokan BBM bersubsidi bagi masyarakat hingga penghujung tahun 2026.
Kepala Bagian Perekonomian Setkab Pamekasan, Sri Puji Harijani, membenarkan pengajuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa alokasi awal Pertalite untuk Kabupaten Pamekasan pada 2026 sebesar 75.430 KL atau sekitar 198 KL per hari diperkirakan membutuhkan suplai tambahan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi.
Berdasarkan data rekapitulasi hingga Mei 2026, akumulasi penyaluran Pertalite di Pamekasan telah mencapai 29.776 KL. Pemkab optimistis, jika usulan tambahan pasokan ini disetujui Pertamina, ketahanan stok BBM di wilayah Pamekasan akan tetap aman hingga akhir tahun.
“Kalau usulan ini dipenuhi, insyaAllah ketersediaan stok aman sampai akhir tahun,” ujar Puji, Kamis (17/9/2026).
Tegaskan Pengawasan SPBU dan Imbau Warga Tak Panic Buying
Di samping mengupayakan penambahan kuota, Pemkab Pamekasan juga menaruh perhatian serius pada tata kelola distribusi di tingkat pangkalan/SPBU. Puji meminta seluruh pengelola SPBU memperketat pengawasan sistem transaksi barcode dan menghentikan praktik pengisian jeriken secara ilegal.
“Kami minta pihak SPBU tidak sembarangan melayani pembelian menggunakan jeriken,” tegasnya.
Puji juga meluruskan persepsi publik terkait fenomena kekosongan Pertalite di beberapa SPBU menjelang akhir bulan. Menurutnya, kondisi tersebut kerap dipicu oleh manajemen internal SPBU yang kurang tertata, bukan murni karena kelangkaan pasokan dari Pertamina.
“Jika manajemen distribusi di tingkat SPBU berjalan baik, stok yang ada sebenarnya mencukupi,” jelasnya.
Menutup keterangannya, Puji mengimbau masyarakat Pamekasan agar tidak terpengaruh isu kelangkaan yang memicu aksi borong berlebihan (panic buying). “Masyarakat kami minta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)












