Cegah Karhutla, 378 Personel TNI-Polri di Terjunkan Pemkab Pamekasan

oleh -39 Dilihat
oleh
banner 468x60

PAMEKASAN, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, melibatkan sedikitnya 378 personel TNI dan Polri untuk memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Ratusan personel tersebut terdiri dari anggota TNI dan Polri yang bertugas di masing-masing desa dan kelurahan yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pamekasan, Taufikurrachman, mengatakan pelibatan personel TNI-Polri dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan pencegahan karhutla di tingkat desa dan kelurahan.

“Kami meminta bantuan kepada kedua institusi ini sesuai dengan tempat mereka bertugas, yakni di masing-masing desa dan kelurahan yang ada di Pamekasan,” kata Taufikurrachman, Kamis.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat kepada pemerintah provinsi dan kabupaten untuk meningkatkan upaya pencegahan potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Taufikurrachman menjelaskan, TNI dan Polri memiliki personel hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga dinilai dapat berperan aktif dalam melakukan pencegahan di wilayah masing-masing.

“Kalau di TNI ada Babinsa yang bertugas di desa, sedangkan di Polri ada Bhabinkamtibmas. Karena itu, peran aktif mereka kami butuhkan untuk bersama-sama membantu mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan di masing-masing tempat tugas mereka,” ujarnya.

Ia menyebut Kabupaten Pamekasan menjadi salah satu wilayah di Pulau Madura yang memiliki tingkat kejadian kebakaran cukup tinggi.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, selama musim kemarau ini telah terjadi 37 kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Kebakaran tersebut tersebar di enam kecamatan dan 18 desa, dengan jumlah kejadian terbanyak tercatat di Kecamatan Kota Pamekasan.

Karena itu, Pemkab Pamekasan terus memperkuat sinergi antara TNI, Polri, BPBD, tim pemadam kebakaran, dan Satpol PP untuk menekan potensi terjadinya karhutla.

“Dengan peran aktif TNI-Polri dan tim Pemkab Pamekasan dari BPBD, tim pemadam dan Satpol-PP, kami berharap kejadian kebakaran tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.