Cegah Aksi Kriminal di Pasar Polowijo, Polsek Torjun Imbau Ibu-Ibu Tak Kenakan Perhiasan Mencolok

oleh -23 Dilihat
oleh
banner 468x60

IMG-20261101-WA0021

SAMPANG, Garudasatunews.id – Polsek Torjun, Polres Sampang, mengimbau masyarakat, khususnya kaum ibu yang beraktivitas di pasar tradisional, agar tidak mengenakan perhiasan secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan saat personel kepolisian melaksanakan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pagi di kawasan Pasar Polowijo Torjun.

Langkah preventif ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto melalui Kapolsek Torjun Kompol Iwan Kusdiyanto menegaskan, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di tempat keramaian. Salah satunya dengan menghindari penggunaan perhiasan mencolok yang berpotensi menarik perhatian pelaku kejahatan.

“Kami mengimbau para pengunjung pasar, terutama kaum ibu, agar lebih bijak dan tidak memamerkan perhiasan mencolok saat berbelanja. Kejahatan sering kali terjadi bukan hanya karena adanya niat, tetapi juga karena terbukanya kesempatan,” ujar Kompol Iwan Kusdiyanto, Sabtu (31/10/2026).

Selain mengingatkan masyarakat terkait penggunaan perhiasan, Polsek Torjun juga meminta warga memarkirkan kendaraan di lokasi resmi yang dilengkapi petugas penjaga. Hal tersebut untuk meminimalkan risiko pencurian kendaraan bermotor.

Pengguna jalan juga diimbau mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan pasar maupun persimpangan jalan guna menghindari kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.

Sementara itu, personel piket SPKT Polsek Torjun yang dipimpin Ps. Ka SPKT I Aipda Imam Ghazali bersama Aipda Akhmad Taufiqurrachman turut melaksanakan penjagaan di sejumlah titik rawan, di antaranya Perempatan Krestal dan Perempatan Dulang. Kegiatan pengamanan tersebut telah dimulai sejak pukul 06.30 WIB.

Kompol Iwan menambahkan, kehadiran personel kepolisian di tengah aktivitas masyarakat merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk implementasi program Quick Wins Kapolri Nomor 1 dalam menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Upaya itu sekaligus mencerminkan semangat slogan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.