CCTV Ungkap Pencurian Motor Subuh di Ngawi

oleh -61 Dilihat
oleh
CCTV Ungkap Pencurian Motor Subuh di Ngawi
Motor Jamaah Hilang Saat Salat Subuh di Ngawi, Pelaku Beraksi 5 Menit Terekam CCTV
banner 468x60

NGAWI, Garudasatunews.id – Aksi pencurian sepeda motor milik jamaah masjid di Kabupaten Ngawi terjadi saat waktu salat Subuh, Rabu (6/5/2026), dengan durasi pelaku beraksi diperkirakan hanya sekitar lima menit. Rekaman kamera pengawas (CCTV) mengungkap dugaan adanya unsur perencanaan, setelah momen kedatangan pelaku tidak terekam.

Peristiwa tersebut terjadi di Masjid Jami’ Tsamrotul Huda, Desa Kersoarjo, Kecamatan Geneng. Dalam rekaman CCTV yang beredar, pelaku terlihat seorang diri berhasil menghidupkan kendaraan dan membawa kabur sepeda motor milik korban tanpa hambatan berarti.

Namun, hilangnya jejak awal kedatangan pelaku memunculkan dugaan adanya upaya sistematis untuk menghindari perekaman. Sumber di lokasi menyebut kemungkinan perangkat CCTV telah lebih dulu dilemahkan, baik melalui perusakan jaringan maupun teknik pengacakan sinyal.

Korban diketahui bernama Sudarto (66), warga setempat. Ia memarkir sepeda motornya di halaman masjid dalam kondisi terkunci sebelum mengikuti salat berjamaah. Usai ibadah, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi.

Seorang saksi, Sarofah, mengaku sempat mendengar suara kendaraan saat salat berlangsung, namun tidak menaruh curiga. Informasi kehilangan baru diketahui setelah jamaah selesai melaksanakan ibadah.

“Sempat terdengar suara motor saat salat, tapi baru diketahui hilang setelah selesai,” ujarnya.

Pihak keluarga korban langsung melakukan pengecekan rekaman CCTV sebelum melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Istri korban, Supadmi, memastikan laporan telah disampaikan pada hari yang sama.

“Setelah melihat rekaman CCTV, kami langsung melapor ke polisi,” katanya.

Laporan resmi telah diterima oleh Polsek Geneng. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengandalkan rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menambah daftar pencurian kendaraan bermotor di wilayah Ngawi yang terjadi saat waktu rawan, sekaligus memunculkan pertanyaan terkait keamanan lingkungan tempat ibadah serta efektivitas sistem pengawasan yang digunakan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.