Bus Restu Terbalik, Satu Tewas Puluhan Terluka

oleh -39 Dilihat
oleh
Bus Restu Terbalik, Satu Tewas Puluhan Terluka
Bus Restu nopol N 7088 UG yang tergiling di tol Jombang - Mojokerto, Kamis malam (2/4/2026)
banner 468x60

Jombang, Garudasatunews.id – Kecelakaan tunggal bus Restu di Tol Jombang–Mojokerto KM 689+500 A mengungkap dugaan lemahnya faktor keselamatan kendaraan, setelah satu penumpang tewas dan 33 lainnya harus dirawat di tiga rumah sakit berbeda.

Korban luka tersebar di RS Al Azis Tembelang (7 orang), RS Islam Jombang (11 orang), dan RSUD Jombang (15 orang). Satu korban meninggal dunia diketahui bernama Esra Sri T (64), warga Madiun, yang langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, bus bernomor polisi N 7088 UG melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi pada Kamis malam (02/04/2026). Saat melintas di lokasi minim antisipasi darurat, ban belakang kanan bagian luar dilaporkan pecah, menyebabkan pengemudi kehilangan kendali.

Kendaraan kemudian oleng, keluar jalur, dan terperosok ke median hingga berhenti melintang dengan posisi berlawanan arah. Kondisi ini memperparah risiko kecelakaan lanjutan, terutama di jalur tol dengan arus cepat.

Selain menimbulkan korban, insiden tersebut juga merusak sejumlah fasilitas jalan tol, termasuk patok, pembatas, tanaman hias, dan rambu pengarah. Kerusakan ini menunjukkan kerasnya benturan serta potensi bahaya besar yang nyaris melibatkan kendaraan lain.

Faktor pecah ban kembali menjadi sorotan dalam kecelakaan kendaraan umum. Minimnya pengawasan kelayakan teknis armada, termasuk kondisi ban, diduga menjadi salah satu penyebab utama yang kerap berulang dalam insiden serupa.

Di sisi lain, belum terungkapnya asal dan tujuan perjalanan bus menambah pertanyaan terkait pengawasan operasional dan standar keselamatan perjalanan angkutan penumpang jarak jauh.

Seluruh korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka berat seperti patah tulang dan cedera kepala.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan umum serta pengawasan ketat terhadap standar keselamatan, guna mencegah kecelakaan fatal yang terus berulang di jalur tol.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.