Buru hingga Tangerang, Polisi Ringkus Sindikat Pembobol Brankas

oleh -82 Dilihat
oleh
Buru hingga Tangerang, Polisi Ringkus Sindikat Pembobol Brankas
Buru hingga Tangerang, Polisi Ringkus Sindikat Pembobol Brankas
banner 468x60

LAMONGAN, Garudasatunews.id – Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan berhasil meringkus dua terduga pelaku dalam kasus pembobolan brankas yang terjadi di empat lokasi berbeda di Kabupaten Lamongan. Kedua terduga pelaku ditangkap setelah pengejaran lintas daerah hingga wilayah Tangerang, Provinsi Banten, dalam operasi gabungan yang melibatkan sejumlah satuan kepolisian.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Lamongan, Ipda M. Fatihul, mengungkapkan bahwa kedua terduga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial R dan S. R diduga berperan sebagai pelaku utama pembobolan brankas, sedangkan S diduga berperan sebagai penadah barang hasil kejahatan.

“Terduga pelaku berhasil kami tangkap di wilayah Tangerang. Terduga pelaku berasal dari Tangerang dan Lampung,” kata Ipda M. Fatihul saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian karena aksi pembobolan diduga dilakukan secara terorganisir dan menyasar sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, komplotan tersebut diduga telah beraksi di Kecamatan Babat, Kecamatan Kedungpring, Kecamatan Mantup, serta melakukan percobaan pembobolan di sebuah gudang di Kecamatan Pucuk.

Proses penangkapan berlangsung setelah tim gabungan melakukan serangkaian penyelidikan dan pelacakan terhadap pergerakan para terduga pelaku. Operasi tersebut melibatkan Tim URC Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, Tim URC Jatanras Polda Jawa Timur, serta dukungan Resmob Polsek Jatiuwung, Tangerang.

“Penangkapan dilakukan pada 4 Agustus 2026,” ujar Fatihul.

Dari hasil pemeriksaan awal, R mengaku tidak menjalankan aksinya seorang diri. Ia diduga menjadi bagian dari kelompok yang beranggotakan sekitar enam hingga tujuh orang. Kelompok tersebut diduga berangkat dari Tangerang menuju Lamongan untuk melakukan serangkaian aksi pembobolan brankas di sejumlah lokasi yang telah menjadi target mereka.

“Yang bersangkutan melakukan aksinya secara berkelompok berjumlah enam sampai tujuh orang dan berangkat dari Tangerang menuju Lamongan,” ungkapnya.

Fakta adanya dugaan jaringan yang bergerak lintas provinsi menjadi salah satu fokus pengembangan penyidikan. Aparat kepolisian kini menelusuri kemungkinan keterlibatan anggota kelompok lainnya yang diduga masih berada di luar daerah dan belum berhasil diamankan.

Menurut Fatihul, identitas sejumlah terduga pelaku lain telah berhasil dikantongi oleh penyidik. Tim gabungan saat ini masih melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap seluruh jaringan yang diduga terlibat dalam rangkaian pembobolan brankas tersebut.

Langkah pengembangan dilakukan tidak hanya untuk memburu anggota komplotan yang masih buron, tetapi juga untuk mendalami pola operasi kelompok tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam tindak pidana serupa di wilayah lain.

Saat ini kedua terduga pelaku telah dibawa ke Polda Jawa Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penanganan perkara dilakukan secara terpadu mengingat kasus tersebut merupakan hasil operasi gabungan dan diduga melibatkan jaringan kejahatan antarprovinsi.

“Saat ini terduga pelaku dibawa ke Polda Jatim, karena penanganannya merupakan operasi gabungan dan terduga pelaku merupakan jaringan antarprovinsi,” pungkasnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.