Bupati Jember Dorong Gerobak Cinta Bersinergi dengan Kementerian UMKM

oleh -23 Dilihat
oleh
Bupati Jember Dorong Gerobak Cinta Bersinergi dengan Kementerian UMKM
Bupati Jember Dorong Gerobak Cinta Bersinergi dengan Kementerian UMKM
banner 468x60

JEMBER, Garudasatunews.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berupaya memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro dengan mendorong sinergi Program Gerobak Cinta bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas akses permodalan, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, serta memperkuat sektor ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang digelar di New Sari Utama Ballroom, Jember, Selasa (21/7/2026). Menurutnya, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat guna memberikan dukungan yang lebih komprehensif kepada pelaku usaha mikro, termasuk pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang sayur keliling.

Fawait menegaskan, Program Gerobak Cinta tidak hanya difokuskan pada penyediaan sarana usaha berupa gerobak, tetapi juga diarahkan menjadi pintu masuk penguatan ekosistem UMKM. Pemkab Jember berencana menyempurnakan program tersebut melalui kerja sama dengan Kementerian UMKM agar pelaku usaha memperoleh dukungan yang lebih luas.

Menurutnya, penyempurnaan program dapat mencakup penyediaan peralatan usaha oleh pemerintah daerah, sekaligus membuka akses pembiayaan melalui sektor perbankan, lembaga keuangan, serta berbagai skema pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha mikro.

Selain penguatan akses permodalan, Pemkab Jember juga menyiapkan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM. Pemerintah daerah menargetkan agar pelaku usaha mikro mampu meningkatkan daya saing sehingga dapat berkembang menjadi usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Fawait menyebutkan, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausaha baru, khususnya dari kalangan masyarakat miskin ekstrem yang berada pada usia produktif. Upaya itu diharapkan dapat memperluas kesempatan berusaha sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro dinilai menjadi momentum strategis dalam memperkuat berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai layanan yang mendukung pelaku UMKM, mulai dari kemudahan perizinan usaha, akses pembiayaan, hingga informasi mengenai pengembangan usaha.

Menurut Fawait, dipilihnya Jember sebagai lokasi penyelenggaraan festival merupakan bentuk kepercayaan terhadap potensi daerah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi, khususnya pada sektor usaha informal. Ia berharap momentum tersebut mampu mempercepat pengembangan UMKM di wilayahnya melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Jember bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian UMKM berpotensi memperluas manfaat bagi pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan akses terhadap pembinaan, pembiayaan, dan perlindungan usaha sehingga mampu memperkuat daya saing UMKM di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Jember.

Program sinergi tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro yang berkelanjutan, sekaligus mendukung target peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.