BPBD Jatim Gelar Resilience Marathon di Pacitan

oleh -29 Dilihat
oleh
BPBD Jatim Gelar Resilience Marathon di Pacitaan
BPBD Jatim Gelar Resilience Marathon di Pacitaan
banner 468x60

SURABAYA, Garudasatunews.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur kembali menggelar ajang Gelar Peralatan BPBD 2026 yang dipusatkan di Pantai Pancer Door, Kabupaten Pacitan. Kegiatan tahunan yang berlangsung selama empat hari, 20–24 Juli 2026, itu diikuti oleh 36 tim BPBD kabupaten/kota di Jawa Timur, dengan dua daerah, yakni Banyuwangi dan Lumajang, tidak berpartisipasi.

Mengusung tema “Beyond Resilience; Sinergi Berintegritas, Kolaborasi Tanpa Batas”, kegiatan tahun ini menghadirkan perubahan konsep yang lebih komprehensif dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Fokus penilaian tidak lagi hanya pada kemampuan penyelamatan di air (water rescue) dan penyelamatan vertikal (vertical rescue), tetapi mencakup seluruh tahapan penanggulangan bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, menjelaskan perubahan tersebut saat gladi bersih di Pantai Pancer Door, Pacitan, Senin (20/7/2026). Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini dirancang untuk menguji kesiapan personel BPBD mulai dari fase prabencana, tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Lomba Resilience Marathon, yang mengintegrasikan seluruh tahapan penanganan bencana dalam satu rangkaian simulasi dan kompetisi.

“Seluruh proses penanggulangan bencana, mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat hingga pascabencana, menjadi bagian dari materi yang dilombakan,” ujar Satriyo.

Pemilihan Kabupaten Pacitan sebagai lokasi kegiatan juga didasarkan pada pertimbangan karakteristik wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi. Daerah tersebut diketahui memiliki potensi ancaman banjir, banjir bandang, gempa bumi, tanah longsor, kekeringan hingga tsunami.

Selain faktor geografis, BPBD Jawa Timur menilai dukungan pemerintah daerah terhadap upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Pacitan menjadi salah satu alasan penyelenggaraan kegiatan di wilayah tersebut.

“Kami melihat komitmen pemerintah daerah dalam penguatan penanggulangan bencana di Pacitan cukup baik, sehingga menjadi lokasi yang relevan untuk kegiatan ini,” kata Satriyo.

Selain kompetisi utama, Gelar Peralatan BPBD Jawa Timur 2026 juga akan diisi dengan kegiatan pelepasan penyu ke laut lepas sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Panitia juga menyiapkan sejumlah perlombaan lain, antara lain Lomba Manajemen Pergudangan, Lomba Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops), Lomba Cerdas Cermat, serta kegiatan kebersamaan berupa lomba memancing dan voli.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Jawa Timur berharap kapasitas, koordinasi, dan profesionalisme personel BPBD kabupaten/kota semakin meningkat sehingga mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan terintegrasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Jawa Timur.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.