TUBAN, Garudasatunews.id – Warga Desa Sawahan, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah warung tepi jalan area persawahan, Kamis (4/6/2026) pagi. Aparat kepolisian kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan bayi berawal dari laporan masyarakat kepada Polsek Rengel sekitar pukul 06.00 WIB. Bayi laki-laki tersebut ditemukan berada di dalam sebuah tas berwarna abu-abu kombinasi merah muda bermotif bunga kuning yang diletakkan di warung milik warga bernama Sulistiningsih.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang yang ditemukan bersama jasad bayi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, bayi ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan tubuh terbungkus selimut berwarna putih kebiruan bermotif gambar binatang. Penemuan pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Ernawati saat melakukan olahraga pagi di jalan desa menuju Jembatan Kare.
Saat melintas di depan warung, saksi melihat sebuah tas yang mencurigakan. Karena penasaran, saksi kemudian memeriksa isi tas tersebut dan mendapati seorang bayi laki-laki dalam keadaan meninggal dunia. Temuan itu selanjutnya disampaikan kepada suaminya sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Rengel bersama tim medis Puskesmas Rengel dan Tim Identifikasi Polres Tuban kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad bayi untuk mengumpulkan data dan mencari petunjuk yang dapat membantu proses penyelidikan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda luka fisik pada tubuh bayi. Polisi juga mencatat bahwa tali pusar bayi masih dalam kondisi basah, yang mengindikasikan bayi baru saja dilahirkan sebelum ditemukan di lokasi kejadian.
Menurut keterangan tim medis yang disampaikan melalui kepolisian, dugaan awal penyebab kematian mengarah pada kemungkinan bayi mengalami gangguan pernapasan akibat kemasukan air ketuban serta kekurangan oksigen. Namun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut.
Polisi memperkirakan bayi tersebut telah berada di lokasi penemuan sejak malam hari sebelum ditemukan warga pada pagi harinya. Dari hasil identifikasi awal, bayi memiliki berat sekitar 2,9 kilogram dengan panjang tubuh sekitar 62 sentimeter.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Tuban masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi serta menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Kepolisian juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian itu agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.
(Red-Garudasatunews)














