Bayi Membusuk Dibuang ke Selokan

oleh -49 Dilihat
oleh
Bayi Membusuk Dibuang ke Selokan
Warga berkerumun di dekat selokan yang menjadi lokasi penemuan jasad bayi. (Foto/Istimewa)
banner 468x60

PONOROGO, Garudasatunews.id – Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, digegerkan dengan penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di dalam selokan permukiman warga, Sabtu (16/5/2026). Jasad bayi tersebut ditemukan terbungkus plastik hitam dan mengeluarkan bau menyengat yang memicu kepanikan warga sekitar.

Penemuan mayat bayi itu sontak menyita perhatian masyarakat. Ratusan warga memadati jalan desa untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan aparat kepolisian dari Polres Ponorogo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, awalnya warga mencium aroma busuk dari arah selokan pembuangan sampah di area permukiman. Karena curiga dengan bau yang semakin menyengat, sejumlah warga kemudian melakukan pengecekan di sekitar saluran tersebut.

Saat diperiksa, warga menemukan sebuah plastik hitam mencurigakan di dalam selokan. Setelah dibuka, plastik itu ternyata berisi jasad bayi yang diperkirakan baru berusia beberapa hari dalam kondisi mengenaskan.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi kemudian mengevakuasi jasad bayi dari dalam selokan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya, jasad bayi dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan medis dan autopsi guna mengungkap penyebab kematian serta identitas bayi tersebut.

Perangkat Desa Trisono, Prayetno, mengatakan warga semula tidak menduga bau menyengat yang muncul dari selokan berasal dari jasad bayi.

“Awalnya warga mencium bau busuk dari selokan. Setelah dicek ternyata ada plastik hitam, dan setelah dibuka isinya bayi sudah meninggal,” ujar Prayetno.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif terkait kasus tersebut. Polisi kini mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa pembuangan bayi itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi dari tim medis,” kata AKP Imam Mujali.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri pihak yang diduga tega membuang bayi tersebut ke selokan permukiman warga. Dugaan kuat mengarah pada upaya menghilangkan jejak setelah proses kelahiran yang belum diketahui latar belakangnya.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.