Bank UMKM Jatim Raih Penghargaan GCG Nasional

oleh -50 Dilihat
oleh
Bank UMKM Jatim Raih Penghargaan GCG Nasional
Bank UMKM Jatim Raih Penghargaan GCG Nasional
banner 468x60

JAKARTA, Garudasatunews.id – PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jatim kembali meraih penghargaan tingkat nasional setelah dinobatkan sebagai penerima Indonesia Excellence Good Corporate Governance (GCG) Awards 2026 dalam ajang The 5th Indonesia Excellence Good Corporate Governance Awards yang digelar Warta Ekonomi di Aryaduta Hotel Menteng, Rabu (1/7/2026).**

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas penerapan tata kelola perusahaan yang dinilai efektif, transparan, akuntabel, serta didukung sistem manajemen risiko yang berjalan konsisten di tengah dinamika industri perbankan nasional.

Dalam ajang bertema *Building Trust through Future-Ready Governance*, Bank UMKM Jatim menerima penghargaan **Indonesia Excellence Good Corporate Governance Ethics in the Effectivity of Governance Implementation and Risk Management**.

Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil implementasi prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan secara menyeluruh dalam operasional perusahaan.

Menurut Irwan, GCG bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan fondasi utama dalam membangun kepercayaan para pemangku kepentingan, termasuk nasabah dan pelaku UMKM di Jawa Timur. Penerapan tata kelola yang baik juga dinilai menjadi instrumen penting dalam menjaga integritas, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat keberlanjutan bisnis.

Penghargaan tersebut diperoleh setelah melalui proses penilaian terhadap 260 perusahaan di Indonesia menggunakan metode *desk research* dan *media monitoring* berbasis data publik. Dari seluruh peserta, sekitar 78 persen dinilai memenuhi standar tata kelola perusahaan yang baik.

Irwan menilai penerapan manajemen risiko menjadi faktor penting bagi industri perbankan dalam menghadapi tantangan ekonomi, mulai dari ketidakpastian ekonomi domestik, dinamika geopolitik global, hingga tingginya tingkat suku bunga. Salah satu strategi yang dilakukan Bank UMKM Jatim ialah diversifikasi portofolio pembiayaan agar tidak bergantung pada satu sektor usaha.

Terkait kualitas kredit, Irwan mengakui rasio kredit bermasalah (*Non-Performing Loan* atau NPL) sempat meningkat pada awal 2026 akibat melemahnya daya beli masyarakat. Namun, kondisi tersebut mulai menunjukkan perbaikan menjelang akhir kuartal pertama. Manajemen menargetkan rasio NPL dapat ditekan hingga sekitar 7 persen pada akhir tahun 2026.

Di sisi lain, pertumbuhan kredit perusahaan tetap ditopang sektor produktif, terutama pertanian dan industri rumahan, yang dinilai memiliki ketahanan lebih baik terhadap tekanan ekonomi.

Penghargaan GCG Awards 2026 melengkapi capaian Bank UMKM Jatim setelah sebelumnya meraih dua penghargaan dalam ajang The Finance Top 100 BPR 2026 yang diselenggarakan Infobank Media Group di Yogyakarta. Perseroan juga masuk kategori Top 100 BPR dengan aset di atas Rp100 miliar, sementara Direktur Utama Irwan Eka Wijaya Arsyad terpilih sebagai salah satu Top 10 CEO The Finance.

Hingga kuartal I 2026, total aset Bank UMKM Jatim tercatat mencapai Rp4 triliun. Perseroan menyatakan capaian tersebut menjadi modal untuk memperluas pembiayaan bagi pelaku UMKM, memperkuat perekonomian daerah, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui layanan perbankan yang sehat dan berkelanjutan.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.