Ayah dan Balita Tewas Terlindas Truk Tangki di Jombang

oleh -37 Dilihat
oleh
Ayah dan Balita Tewas Terlindas Truk Tangki di Jombang
Petugas Satlantas Polres Jombang saat mengevakuasi korban, Kamis malam (24/9/2026)
banner 468x60

JOMBANG, Garudasatunews.id – Kecelakaan maut melibatkan sepeda motor dan truk tangki BBM terjadi di Jalan Raya Ceweng, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (24/9/2026) petang. Insiden tersebut menewaskan seorang ayah dan anaknya yang masih berusia balita di lokasi kejadian.

Korban diketahui berinisial KH (26), warga Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, bersama anaknya, MU (2). Keduanya meninggal dunia setelah sepeda motor Suzuki Thunder bernomor polisi AG 3284 GV yang mereka gunakan terjatuh dan masuk ke jalur roda truk tangki BBM bernomor polisi B 9074 SEI.

Berdasarkan keterangan kepolisian dan saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor yang belum diketahui identitas pengendaranya melaju dari arah selatan menuju utara. Pengendara tersebut kemudian berupaya mendahului truk tangki BBM yang melaju searah.

Saat melakukan manuver, sepeda motor misterius itu diduga mengambil haluan terlalu ke kanan hingga menabrak sepeda motor korban yang sedang berhenti di tengah badan jalan untuk bersiap berbelok ke kanan. Setelah tersenggol, sepeda motor yang dikendarai KH kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke sisi kanan jalan.

Pada saat bersamaan, truk tangki BBM yang dikemudikan RAP (29), warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, melaju dari arah yang sama. Jarak kendaraan yang berdekatan membuat benturan tidak terhindarkan. KH dan anaknya kemudian terlindas roda truk tangki.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda M. Nurul Iman, membenarkan kecelakaan tersebut. Polisi menyatakan kedua korban mengalami luka fatal dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Sementara pengemudi truk tangki dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap rangkaian kecelakaan tersebut.

Fokus penyelidikan kini mengarah pada pengendara sepeda motor yang diduga menjadi pemicu awal kecelakaan dan meninggalkan lokasi setelah kejadian. Identitas kendaraan maupun pengendaranya masih dalam pencarian aparat.

Kepolisian juga masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk rangkaian manuver kendaraan sebelum benturan terjadi. Dengan demikian, dugaan keterlibatan pengendara motor misterius tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan belum dapat disimpulkan sebagai kesalahan hukum sebelum adanya hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya kehati-hatian saat melakukan manuver mendahului, terutama di jalan yang dilalui kendaraan berat. Polisi mengimbau pengguna jalan mematuhi marka, memperhatikan jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas sebelum berpindah lajur atau berbelok.

(Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.