Atasi Dampak Kekeringan, Polres Bangkalan Salurkan 48 Ribu Liter Air Bersih ke Warga

oleh -24 Dilihat
oleh
banner 468x60

BANGKALAN, Garudasatunews.id — Dampak musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Bangkalan terus meluas dan memicu peningkatan kebutuhan air bersih. Merespons kondisi tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Bangkalan bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih guna meringankan beban warga terdampak.

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo menyampaikan bahwa pada tahap awal pendistribusian yang berlangsung Selasa (15/9), pihaknya mengerahkan delapan armada truk tangki dengan total pasokan 48.000 liter air bersih. Penyaluran diprioritaskan bagi pemukiman warga di Desa Pangeleyan (Kecamatan Tanah Merah) serta wilayah Kecamatan Galis.

“Penyaluran air bersih ini tidak berhenti pada tahap awal. Polres Bangkalan akan melanjutkan distribusi secara berkelanjutan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar AKBP Wibowo saat memberikan keterangan, Rabu (16/9/2026).

Guna memperluas cakupan penanganan, Polres Bangkalan juga berencana menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan untuk turun langsung ke lapangan.
“Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” tambahnya.

Apresiasi atas respons cepat jajaran kepolisian disampaikan oleh Kepala Desa Pangeleyan, Zaiqulhak Alfarisi. Menurutnya, pasokan air bersih dari Polres Bangkalan sangat berharga di tengah kritisnya ketersediaan air akibat kemarau panjang.
“Atas nama pemerintah desa dan seluruh warga Desa Pangeleyan, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta jajaran Polres Bangkalan atas bantuan dropping air bersih ini,” tuturnya.

Meski demikian, Zaiqulhak mendorong Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk memberikan perhatian khusus pada persoalan tahunan ini. Ia menekankan pentingnya langkah strategis jangka panjang agar penanganan kekeringan tidak sebatas bantuan darurat.
“Kami berharap ada solusi permanen dari pemerintah daerah, seperti pembangunan jaringan pipanisasi atau optimalisasi sumber mata air yang dapat mengalir langsung ke pemukiman warga,” pungkas Zaiqulhak. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.