Apel Sabuk Kamtibmas Ngawi Disorot, Efektivitas Dipertanyakan

oleh -38 Dilihat
oleh
Apel Sabuk Kamtibmas Ngawi Disorot, Efektivitas Dipertanyakan
Semangat kebersamaan dan sinergitas lintas elemen terlihat kuat dalam kegiatan Apel Sabuk Kamtibmas Polres Ngawi yang digelar di Kepatihan Jl. Patiunus Kabupaten Ngawi
banner 468x60

NGAWI, Garudasatunews.id – Polres Ngawi menggelar Apel Sabuk Kamtibmas di kawasan Kepatihan, Jalan Patiunus, Kamis (30/4/2026), dengan melibatkan 1.067 personel lintas unsur. Kegiatan yang diklaim sebagai upaya memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini memunculkan pertanyaan terkait efektivitas langkah preventif yang diambil aparat dalam menghadapi potensi gangguan keamanan yang kian kompleks.

Apel dipimpin langsung Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama dengan melibatkan anggota Polri, relawan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai paguyuban. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyematan pita Merah Putih dan pembacaan deklarasi Sabuk Kamtibmas sebagai simbol komitmen bersama menjaga persatuan dan menangkal provokasi.

Namun, sejumlah pengamat menilai kegiatan seremonial semacam ini kerap tidak diikuti langkah konkret yang terukur di lapangan. Meski Kapolres menegaskan apel ini sebagai bentuk kesiapsiagaan, belum terlihat indikator jelas terkait strategi operasional yang akan diterapkan pasca kegiatan tersebut.

“Apel Sabuk Kamtibmas ini adalah wujud nyata sinergitas kita semua,” ujar AKBP Prayoga dalam arahannya. Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan berperan aktif menjaga keamanan wilayah.

Kapolres turut menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, kenakalan remaja, hingga penyebaran hoaks di ruang digital. Ia menyebut aparat harus menjadi “cooling system” di tengah masyarakat dengan pendekatan humanis dan komunikasi lintas kelompok.

Meski demikian, tantangan nyata di lapangan seperti meningkatnya aktivitas digital yang sulit dikontrol serta potensi gesekan sosial membutuhkan langkah lebih dari sekadar deklarasi. Hingga kini belum dijelaskan secara rinci mekanisme pengawasan, evaluasi, maupun tindak lanjut konkret dari komitmen yang dibangun dalam apel tersebut.

Kegiatan ini disebut sebagai momentum memperkuat soliditas lintas sektor. Namun publik menunggu pembuktian nyata apakah sinergi tersebut mampu menekan potensi gangguan kamtibmas secara signifikan di Kabupaten Ngawi. (Red-Garudasatunews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.